Achmad Fauzi: Investor di Sumenep Wajib Berkontribusi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

- Admin

Kamis, 21 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Calon Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa investasi bukan hanya tentang besaran angka modal yang ditanamkan, namun juga seberapa besar manfaat yang diberikan atas kehadiran investasi tersebut.

Untuk itu, dirinya menerangkan sejauh ini meskipun Pemkab Sumenep selalu membuka lebar pintu untuk para investor, namun ada syarat yang harus dipenuhi, yakni setiap investasi yang masuk harus memberikan dampak positif yang signifikan bagi warga Sumenep.

Baik dari segi penyediaan lapangan kerja, peningkatan roda perekonomian, perkembangan sektor pariwisata hingga beberapa hal lainnya.

Fauzi menjelaskan bahwa investasi yang dibutuhkan di Sumenep bukan hanya investasi besar, seperti pembangunan hotel atau rumah sakit, melainkan juga investasi menengah dan kecil yang lebih dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Sekitar 95% investasi yang masuk ke Sumenep selama ini adalah investasi menengah hingga kecil. Kami lebih fokus pada investasi yang bisa memberikan dampak langsung pada perekonomian lokal, yang lebih sesuai dengan potensi yang ada di daerah kami,” kata Fauzi.

Baca Juga:  Monitoring Pelaksanaan UNBK, Wabup Sumenep Berharap Tahun Ini Tidak Ada Siswa yang Tertinggal

Ia juga menambahkan bahwa dalam konteks omnibus law, yang terkait dengan regulasi investasi, Sumenep siap mendukung jenis investasi apa pun yang dapat meningkatkan perekonomian daerah.

Dirinya memahami bahwa ada dua jenis investasi, yaitu makro dan mikro. Untuk Sumenep, investasi mikro dan menengah menjadi prioritas pemerintah, sebab lebih s sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Karena lebih sesuai dengan kebutuhan daerah kami,” jelas Fauzi.

Namun, Fauzi tidak menampik bahwa investasi besar juga tetap penting. Ia mencontohkan sektor sumber daya alam, termasuk eksplorasi migas menjadi salah satu potensi besar yang dapat didorong di Sumenep.

Baca Juga:  Tolak Penundaan Pilkades di Sampang dengan Memakai Jas Ansor, Bakal Calon Kades Ini Ditegur Ketua PC Ansor

“Kami melihat potensi yang luar biasa di sektor sumber daya alam. Eksplorasi migas, misalnya, bisa menjadi sektor investasi besar yang sangat bermanfaat bagi daerah ini,” ujar Fauzi.

Dia menambahkan, optimisme pemerintah daerah semakin menguat dengan hasil positif dari sejumlah indikator ekonomi. Beberapa diantaranya seperti, angka pengangguran yang terus menurun dan pertumbuhan ekonomi yang stabil menjadi tanda keberhasilan kebijakan yang telah diterapkan.

“Pengangguran terbuka kami semakin rendah setiap tahun, dan meskipun pertumbuhan ekonomi kami terbilang tidak terlalu tinggi, yaitu hanya 0,26%, itu menunjukkan keberhasilan kami dalam menjaga stabilitas. Indikator kemiskinan juga semakin menurun, dari 20,51% menjadi 17,78%. Kami percaya, ini adalah hasil dari kebijakan yang terus berfokus pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Fauzi.

Lebih lanjut, dirinya berkomitmen untuk terus mendorong kebijakan yang dapat mengoptimalkan potensi daerah, termasuk membuka peluang lebih luas bagi investor yang berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Baca Juga:  PPP Sampang Gelar Muscab, Bentuk Tim Formatur Hingga Tentukan Target Pileg 2024

“Kami akan terus melanjutkan kebijakan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat, dan memperbaiki seluruh indikator ekonomi demi kesejahteraan rakyat Sumenep,” pungkas Fauzi.

Diinformasikan, realisasi investasi di Sumenep terus mengalami trend positif selama tiga tahun terakhir berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep diketahui, pada tahun 2022, realisasi investasi di Kota Keris mencapai Rp 1.777.132.906.063 dengan serapan tenaga kerja sebanyak 31.227 orang.

Angka tersebut, mengalami peningkatan pada tahun 2023, menjadi Rp 2.101.692.051.534, yang juga diikuti bertambahnya tenaga kerja, dengan jumlah total 45.454 orang.

Sementara per September 2024, Pemkab Sumenep telah berhasil mencapai nilai realisasi investasi sebesar 2.417.185.183.466.

Penulis : Kris

Editor : Putri

Berita Terkait

PROJO Setujui Kompromi Pilkada: Gubernur Dipilih DPRD, Bupati dan Wali Kota Tetap Dipilih Langsung
Buka Muswil PKB Jatim, Cak Imin Ajak Kader Dekat dengan Rakyat
Relawan Tolak Projo Menjadi Partai, Mustakim: Arah Organisasi Tetap Ormas Yang setia di garis rakyat
Puncak Harlah Golkar Bojonegoro, Dihadiri Bupati Bojonegoro
Akis Jazuli Nahkodai DPD Nasdem Sumenep, Ini Kometmen
Tok, DPRD Sampang Setujui Penetapan Dua Raperda Sekaligus
KPU Bojonegoro Akan Segera Proses PAW Dua Anggota DPRD
Rancangan Teknokratik RPJMD Lima Tahun, Pemkab Sampang Bahas Isu dan Sasaran Penting

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:37 WIB

Polemik Beasiswa di Bojonegoro Tuai Reaksi Keras dari Komisi C DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:51 WIB

Portal Digital DPMPD Bojonegoro dan Data Desa Masih Sulit Diakses, Rakyat Hanya Disuguhi ‘Error’

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:40 WIB

Menyoal Akrobat Birokrasi: Beasiswa yang Menguap dan Upaya Mengaburkan Fakta

Selasa, 13 Januari 2026 - 00:37 WIB

EDITORIAL: Ironi Desa Talok, Saat Ego Pemimpin Membakar Nadi Pembangunan

Senin, 12 Januari 2026 - 11:54 WIB

PN Surabaya Tunda Eksekusi Kantor MADAS di Jalan Raya Darmo

Senin, 12 Januari 2026 - 09:58 WIB

Transformasi Kopwan Bojonegoro, Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, Menuju Motor Ekonomi Desa

Minggu, 11 Januari 2026 - 04:25 WIB

Ironi Cahaya Geratis di Bojonegoro, Stiker sudah Tercentang, Listrik Tak Kunjung Terang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:24 WIB

Remaja Berumur 13 Tahun Tenggelam di Embung Desa Kedungadem Bojonegoro

Berita Terbaru