Mathur Husyairi Ibaratkan Bangkalan Seperti Meksiko, Banyak Korupsi?

- Admin

Kamis, 10 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan, Mathur Husyairi dan Jayus saat konferensi Pers di Debat Pilkada Bangkalan 2024 (Foto : Istimewa)

i

Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan, Mathur Husyairi dan Jayus saat konferensi Pers di Debat Pilkada Bangkalan 2024 (Foto : Istimewa)

BANGKALAN, SUARABANGSA.co.id — Debat perdana Pilkada Bangkalan 2024 berlangsung di Gedung Rato Ebhu, Bangkalan, Jawa Timur, pada Rabu, 9 Oktober 2024, dari pukul 19.30 hingga 21.30 WIB.

Debat ini mengusung tema Infrastruktur, Ekonomi, dan Pariwisata. Debat ini pula terbagi menjadi enam segmen, dan dimulai dengan pemaparan visi-misi tiap pasangan calon.

Calon Bupati Bangkalan Nomor Urut 2, Mathur Husyairi memulai pemaparan visi-misinya dengan mengilustrasikan Bangkalan layaknya Negara Meksiko. Menurutnya, di negara itu pemerintahannya korup.

Di sisi lain, Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) itu mengibaratkan tetangga Kabupaten Bangkalan, yakni Kota Surabaya seperti Kota Arizona, AS, dan Kota Sonora, di Meksiko. Kata dia, di Arizona, pemerintahaanya sangat bersih dari korupsi, sehingga masyarakatnya maju dan sejahtera.

Baca Juga:  Mathur Husyairi : Jangan Gadaikan Nasib Bangsa pada Pemimpin yang Gemar Praktik Politik Uang

“Sedangkan di Meksiko, pemerintahnya korup, tempatnya kumuh, narkotika, kekerasan, dan perdagangan manusia marak terjadi, serta merupakan kota miskin yang tertinggal,” kata Mathur dalam paparan visi-misi pembukaan debat Pilkada Bangkalan 2024.

Karena alasan itu, ia membuat visi untuk mewujudkan Bangkalan yang maju, bersih, mandiri, dan kolaboratif menuju Indonesia emas tahun 2045.

Selain memaparkan visinya jika ditakdirkan menjadi Bupati Bangkalan, ia juga memaparkan misi unggulnya yang meliputi lima hal. Pertama, merawat religiusitas publik dan kesalehan sosial sebagai dasar pemerintahan dan pembangunan.

Baca Juga:  Didukung Orang Tua, Asyraf Kini Tampil di Suramadu Cup

Kedua mewujudkan keseimbangan pembangunan antar sektor di wilayah untuk kemakmuran Bangkalan dan menampilkan kepemimpinan lokal, mulai dari tingkat desa.

“Ketiga, membangun ekonomi yang terbuka dan berkelanjutan, serta menghadirkan pembangunan yang berkeadilan dan peduli terhadap kelompok rentan,” ujar dia.

Keempat, meningkatkan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel, dengan perhatian khusus kepada perempuan, lansia, anak-anak, dan disabilitas.

“Kelima memperkuat demokrasi lokal melalui kolaborasi dengan aktor-aktor masyarakat dan deliberasi, serta mengelola sumber daya alam secara adil dan transparan demi kemakmuran dan kemajuan Bangkalan,” kata Mathur. (Hab)

Baca Juga:  Nyoblos di TPS 002, KH Imam Hasyim: Tetap Jaga Kerukunan

Berita Terkait

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas
Desa Bandungrejo Bojonegoro Belum Ada Tahapan Pilkades PAW, Warga Berharap Pilkades Reguler
PROJO Setujui Kompromi Pilkada: Gubernur Dipilih DPRD, Bupati dan Wali Kota Tetap Dipilih Langsung
Buka Muswil PKB Jatim, Cak Imin Ajak Kader Dekat dengan Rakyat
Relawan Tolak Projo Menjadi Partai, Mustakim: Arah Organisasi Tetap Ormas Yang setia di garis rakyat
Puncak Harlah Golkar Bojonegoro, Dihadiri Bupati Bojonegoro
Akis Jazuli Nahkodai DPD Nasdem Sumenep, Ini Kometmen
Tok, DPRD Sampang Setujui Penetapan Dua Raperda Sekaligus

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru