Pupuk Langka, PMII Pamekasan Turun Gunung

- Admin

Jumat, 12 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – PC PMII Pamekasan gelar Audensi terkait kelangkaan pupuk bersubsidi yang selama ini terjadi di Kabupaten Pamekasan.

Audensi tersebut merupakan lanjutan dari aksi demontrasi yang sudah dilakukan pada Senin (10/01/2023) sebelumnya, serta dilaksanakan di Ruang Komisi II DPRD Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, pada kamis (11/01/2023) pagi.

Dalam kesempatan tersebut Ketua PC PMII Pamekasan Homaidi menyampaikan bahwa, dirinya sudah turun langsung ke lapangan dan melakukan komunikasi aspirasi bersama masyarakat petani.

Hasilnya ada beberapa kejanggalan yang terjadi, salah satunya adalah pengiriman distributor yang tidak sesuai RDKK, penjualan pupuk bersubsidi di atas HET (harga eceran tertinggi), dan itu terjadi tidak hanya di satu Kecamatan, namun hal tersebut merata terjadi di wilayah Kabupaten Pamekasan.

Baca Juga:  Wali Murid Keluhkan Adanya Pungutan di SMP Negeri 1 Sampang, Ini Nominalnya

“Untuk itu kami sampaikan bahwa, kami ingin penjelasan secara detail serta adanya keterbukaan data dari distributor, terkait dengan penunjukan kios dan pendistribusian pupuk bersubsidi kepada kios dan petani,” ucapnya.

Penulis : Wiwin

Editor : Putri

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru