El Nino Datang, Dinas Pertanian Jatim Siapkan 6 Langkah

- Admin

Sabtu, 5 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Fenomena El Nino mulai menerjang wilayah Indonesia dan diprediksi bertahan hingga 2024 mendatang. Kondisi alam yang menyebabkan kekeringan itu tentu berdampak besar bagi produktivitas pertanian, terutama di Jawa Timur.

Untuk menjaga produktivitas pertanian tetap terjaga, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (DPKP Pemprov Jatim) menyiapkan sejumlah langkah operasional.

Hal ini disampaikan oleh Kepala DPKP Jatim Dydik Rudy Prasetya, Kamis (3/8/2023).

“Fenomena El Nino pada tahun 2023 diperkirakan akan memberikan dampak signifikan terhadap sektor pertanian dan menjadi tantangan besar karena dapat mengganggu pola cuaca yang berdampak pada produksi pertanian dan kesejahteraan petani. Oleh karena itu, pemantauan dan pemahaman yang baik tentang El Nino sangat penting agar dapat mengambil langkah-langkah pencegahan dan penyesuaian yang tepat untuk mengurangi dampaknya,” jelas Rudy.

Baca Juga:  Kapolres Bondowoso Gelar Binrohtal untuk Anggota Polres

Berikut rinciannya,

1. Memaksimalkan capaian target luas tanam musim tanam pada Bulan Juli hingga September 2023 yang telah ditetapkan dengan menyusun gerakan tanam di bulan Juli, Agustus dan September.

2. Melakukan budidaya tanaman sesuai iklim dan kondisi setempat, antara lain pemilihan varietas benih tahan o
Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dan toleran kekeringan.

3. Mengintensifkan monitoring, evaluasi dan pelaporan secara rutin dan online terhadap perkembangan luas serangan OPT dan dampak kekeringan.

4. Mengoptimalkan dukungan sarana prasarana berupa pompa air yang telah tersedia antara lain perpompaan besar, perpompaan menengah, embung serta mendorong perpompaan melalui sumur submersible secara swadaya oleh petani.

Baca Juga:  Mayjen Agus Apresiasi Pelaksanaan KKL Wilhan Seskoad 2024 di Jawa Timur

5. Melakukan pemantauan iklim dan cuaca melalui Sistem Peringatan Dini (Early Warning System) dengan menggunakan informasi prediksi/prakiraan iklim/musim dari BMKG maupun instansi resmi lainnya, serta.

6. Sebagai upaya untuk antisipasi dan mitigasi dampak El Nino telah dilakukan komitmen untuk melakukan gerakan tanam padi di seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Timur dengan luasan pada bulan Juli sampai dengan September didukung dengan sarana prasarana berupa pompa air yang telah tersedia.

Berita Terkait

DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan
Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
Ribuan Warga Hadiri Tasyakuran Cucu Pertama Ketua Koperasi Kareb Bojonegoro, H. Sutrisno Bagikan 1000 Paket Sembako

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:47 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:57 WIB

Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri

Berita Terbaru