Bojonegoro Jadi Role Model Pelaksanaan Program RPL

- Admin

Jumat, 6 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Program Rekognisi Pembelajaran Lampau Desa (RPL Desa) dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yang bekerjasama dengan Pemkab Bojonegoro telah berjalan dua semester.

Dengan program ini, Bojonegoro ditunjuk oleh Kemendes PDTT sebagai role model pelaksanaan program RPL di Indonesia.

Kemendes PDTT menggelar Forum Group Discussion (FGD) Pra Evaluasi Program RPL Desa, Pemanfaatan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Transmigrasi serta Penyusunan Panduan Laporan Pengelolaan Keuangan dan Pemeringkatan BUMDes Bersama.

Kegiatan ini digelar di Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Yogyakarta, Rabu (4/1/2023).

Rapat membahas evaluasi agar mahasiswa, yakni para aparatur desa Bojonegoro, mahasiswa program RPL Desa dapat lulus dengan lancar tanpa kendala dengan kualifikasi yang tidak kalah dari S1 reguler lainnya.

Baca Juga:  Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen

Dalam kesempatan ini, Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar berharap evaluasi juga melibatkan banyak pihak.

“Kita ingin melihat selama dua semester ini bagaimana semangat kuliahnya. Apakah bisa 100 persen lulus, mumpung masih di pertengahan perjalanan jika ada kendala bisa dicari solusinya,” kata Gus Halim.

Menteri Desa PDT ini juga menjelaskan bahwa program RPL Desa ini selain meningkatkan SDM aparatur desa, juga akan menjadi contoh bagi kepala daerah dan perguruan tinggi lainnya.

Gus Halim menegaskan, untuk menjamin kualifikasi perangkat desa dalam program RPL Desa, pihaknya meminta Kepala BPSDM bersama perguruan tinggi membentuk tim kendali mutu. Selain itu dari jajaran perguruan tinggi juga melakukan pendampingan bersama Kemendes PDTT agar sinergitas tersebut menghasilkan banyak hal positif.

Baca Juga:  Memahami Standar Profesionalisme, Kades Temayang dan Dinkes Bojonegoro Klarifikasi Alur Rekrutmen RSUD Temayang

“Oleh karena itu dari pra evaluasi ini nanti ada tindak lanjut bersama pemerintah daerah yang lain dan perguruan tinggi yang lain di bawah Pertides,” ungkap Gus Halim.

Lebih lanjut, Mendes PDTT memerintahkan jajarannya untuk lebih fokus, detail serta terintegrasi antar unit kerja dalam membangun desa.

Ia menjelaskan makna terintegrasi ialah tiap unit kerja saling bekerjasama dan melengkapi satu sama lain. Selain itu, seluruh pegawai harus mengerti dan memahami kebijakan pembangunan yang menjadi tugas Kemendes PDTT.

“Orkestrasi ini permasalahan yang paling rumit, kalau konsolidasi saya yakin semua sudah melakukan konsultasi, kemudian berusaha melakukan integrasi program,” pungkasnya.

Terpisah, Kabid PIKP Dinas Kominfo Bojonegoro Panji Ariyo K menuturkan, saat ini sebanyak 998 aparatur desa asal Kabupaten Bojonegoro sedang menempuh kuliah melalui jalur program RPL Desa di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Baca Juga:  RPL Part 2 Dilanjutkan, Pemkab Bojonegoro akan Gandeng Universitas Brawijaya

“Jika berjalan lancar, akan diwisuda pada 17 September 2023,” Pungkasnya.

Dalam kegiatan ini juga di hadiri Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah, Selain Bupati Anna, hadir juga Guru Besar FH UGM, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Wakil Dekan UGM, Dosen Politeknik Keuangan Negara STAN, dan Dosen Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI). Selain itu juga hadir Ketua Ikatan Akuntan Indonesia, Koordinator RPL UNESA, Dosen FH UGM, Ketua Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional Yogyakarta, dan Guru Besar Fak Geografi UGM Prof. Suratman.

Berita Terkait

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak
Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat
Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan
Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:33 WIB

Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:04 WIB

Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak

Jumat, 16 Januari 2026 - 16:16 WIB

Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun

Berita Terbaru