Pemkab Sumenep Terima WTP ke Lima, Bupati Fauzi: ASN Harus Mengelola Keuangan Transparan

- Admin

Selasa, 15 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep menerima penghargaan capaian WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI kelima kalinya.

Kota Sumekar ini memperoleh WTP sejak tahun 2017, 2018, 2019, 2020 dan saat ini di tahun 2021. Tentu saja, ini penghargaan bergengsi bagi pemerintah.

Penghargaan WTP ini diberikan melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Sementara untuk plakat dan piagam penghargaan diberikan secara simbolis oleh Gubernur Jatim Khafifah Indar Parawansa kepada bupati Achmad Fauzi, Senin (14/11/2022), di Surabaya.

Baca Juga:  Belum Sepenuhnya Terealisasi, LPJ Program BSPS tahun 2019 Sudah Selesai

Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengaku bangga dengan prestasi yang diraihnya. Menurutnya, penghargaan ini bagian dari spirit meningkatkan kinerja dalam pengelolaan keuangan daerah. Sehingga, pengelolaan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) semakin baik setiap tahunnya.

Kedepan, sambung dia, seluruh aparatur negara memiliku kewajiban untuk menyelenggarakan sistem keuangannya yang terbaik untuk pembangunan Sumenep.

“ASN harus mengelola keuangan dengan penuh tanggungjawab, transparan dan akuntabel,” ungkapnya.

Suami Nia Kurnia ini juga menuturkan, pihaknya memastikan akan mempertahankan capaian prestasi itu. Tentunya, dengan sistem pengelolaan keuangan yang terus baik ke depan.

Baca Juga:  Pertahankan Sapi Lokal, DKPP Sumenep Canangkan Program Lu Ganteng Pa

“Mempertahankan itu pasti. Meningkatkan untuk yang lebih baik juga menjadi keharusan, mari berpikir kebaikan Sumenep,” ucapnya.

Tidak hanya itu, politisi PDI Perjuangan itu mengungkapkan, penghargaan hingga lima kali ini harus menjadi pendorong meningkatnya kerjasama dalam menyongsong program pembangunan.

“Bangun sinergi antar OPD, jangan ada lagi ego sektoral, yang berjalan sendiri-sendiri, namun harus komunikasi dan koordinasi untuk membangun daerah,” tukasnya.

Berita Terkait

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri
Bupati Bojonegoro Warning KPM Gayatri: Jual Ayam Bantuan, Siap-Siap Blacklist
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Setyo Wahono: WTP Bukan Sertifikat Anti-Korupsi
Resmi Dibuka, Pameran ALLPACK Surabaya 2026 Perkuat Daya Saing Lewat Inovasi Kemasan
Kadis DPMD Sumenep Gerak Cepat Tindak Lanjuti Perangkat Desa Rangkap Jabatan
Kucurkan APBD Masif untuk RTLH, Pemkab Bojonegoro Sabet Penghargaan dari Gubernur Jatim
Bupati dan wakil Bupati Bojonegoro, Sholat Idul Adha Di Masjid Berbeda, Begini Pidato Bupati Bojonegoro
Serapan Baru 26 Persen, Komisi C Warning Diknas Bojonegoro Beserta Jajarannya

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:04 WIB

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:12 WIB

Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:18 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:09 WIB

Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:07 WIB

Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo

Senin, 29 Juni 2026 - 19:12 WIB

Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Berita Terbaru