Warga Luar Kota Serbu Bojonegoro, Jual Uang Baru

- Admin

Minggu, 1 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Menjelang hari Raya Idul Fitri 1443 H penyedia jasa tukar uang di Bojonegoro mulai marak. Mereka menjajakan jasanya di pinggir jalan raya.

Ferdin salah satu warga Medan bersama rombongan datang ke Bojonegoro untuk menjajakan dagangan (barter) pecahan rupiah, uang yang baru keluaran bank.

Ferdin bersama rombongan dari Medan ada sekitar 20 orang lebih kost di Bojonegoro selama sepekan ini untuk menjajakan pecahan uang baru, teman teman Ferdin menyebar di beberapa titik keramaian di Bojonegoro, dari alun alun, Jalan Teunku Umar, Veteran, jalan Pemuda dan tempat tempat yang ramai di Bojonegoro.

Baca Juga:  NIK Warga Bojonegoro Dipakai Orang Kaya Untuk Mendaftar Subsidi PLN, Kok Bisa?

Ferdin saat ditemui awak media Suara Bangsa menceritakan tentang pembagian fee dari hasil barter uang antara dirinya dengan Bos yang mempunyai uang (utama), setelah uang habis baru menyetorkan pada bos.

“Satu hari kira kira ya dari empat juta sampai dua juta kita terjual, untuk fee pembagian hasil penjualan lima lima puluh dengan bos perseratus ribu ada tambahan sepuluh ribu,. Satu plastik ini isinya seratus ribu tanpa dipotong,tapi mas tambah sepuluh ribu pada kita,” terangnya.

Disingung tentang kenapa pilihannya di Bojonegoro, Ferdin menjelaskan Masyarakat Bojonegoro ekonominya mulai membaik, dan orang orang desa mulai banyak ke kota.

Baca Juga:  Dua Partai di Bojonegoro Telah Daftarkan Bakal Calon DPRD

Imbuhnya, dia dengan rekan rekannya ikut Bos dari Jombang, dan penjualan ini juga membantu warga yang antri di bank.

“Dari pada antri di bank kan mending beli di kita, lha tambahan biaya itu bagian dari ongkos akomodasi (ganti pelayanan antri di bank), saya ikut bos Jombang mas,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru