APH di Bondowoso OTT Mobil Bermuatan Dua Ton Pupuk Subsidi yang Diduga Diselewengkan

- Admin

Minggu, 27 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, SUARABANGSA.co.id – Aparat Penegak Hukum (APH) di Kabupaten Bondowoso melakukan operasi tangkap tangan (OTT) sopir berinisial M beserta mobil pickup yang mengangkut dua ton pupuk bersubsidi yang hendak diselewengkan di kawasan Kecamatan Pujer.

Saat ini mobil pengangkut pupuk Dua ton pupuk phonska subsidi sudah diamankan sebagai barang bukti di Polres Bondowoso.

Kabar itu tersiar dan viral setelah pemilik nomor 08525883xxxxx, yang diduga kuat anggo Polres Bondowoso menyampaikan informasi di grup WhatsApp distributor pupuk Bondowoso, Sabtu (26/2/2022).

Baca Juga:  Gondol Motor, Dua Orang Ini Digelandang ke Polres Bondowoso

“Selamat Siang rekan-rekan Distributor, diberitahukan bahwa penyalahgunaan pupuk subsidi di wilayah Bondowoso masih terjadi. Kami selaku APH melakukan tangkap tangan pagi ini sebanyak 2 ton pupuk subsidi yang disalahgunakan,” kata pemilik nomor 08525883xxxxx, yang diduga kuat anggo Polres Bondowoso.

Lebih lanjut, dia menyatakan, secara administratif akan menyampaikan kepada Ketua KPPP.

“secara hukum akan kami proses sebagaimana ketentuan yang berlaku, sebagai informasi kepada rekan² distributor kedepan tidak terjadi lagi. Dum,” imbuhnya.

Sementara, AKP Agung Ari Wibowo Kasat Reskrim Polres Bondowoso, dalam grup Pokja Polres tidak menyangkal jika polisi telah melaporkan OTT.

Baca Juga:  Begini Pesan Wabup Irwan Bachtiar pada OSIS Bondowoso saat Latihan Dasar Kepemimpinan

Dia mengatakan, masih melakukan pendalam dan pengembangan terkait kasus tersebut.

“Masih pendalaman dan pengembangan cak, setelah selesai semua pasti dikabari,” tutupnya.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:31 WIB

Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:50 WIB

Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Selasa, 15 Juli 2025 - 07:49 WIB

Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas

Minggu, 13 Juli 2025 - 07:29 WIB

Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:09 WIB

Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara

Jumat, 4 April 2025 - 11:01 WIB

Sistem Keamanan Dipertanyakan, Komisi IV DPRD Sampang Prihatin ada Pasien Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya

Kamis, 3 April 2025 - 15:46 WIB

Dinkes Sampang Bakal Telusuri Soal Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya, Benarkah Ada Kelalaian?

Kamis, 3 April 2025 - 07:53 WIB

Pasien Rumah Sakit Sukma Wijaya Kabur, Bukti Lemahnya Sistem Keamanan dan Pengawasan

Berita Terbaru