Pesta Miras di Sumenep Berujung Maut

- Admin

Jumat, 18 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Pesta miras di Sumenep, Madura Jawa Timur berujung maut. Rabu (16/02/2022) sekira pukul 13.00 WIB.

Enam pemuda di Kecamatan Peragaan Sumenep itu berpesta meras di rumah kosong Bu Iis di Dusun Talon, Desa Pakamban Laok, Keamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep.

Saat ini pemilik rumah tidak berada di rumah tersebut, melainkan berada di Surabaya.

Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S mengatakan bahwa akibat pesta miras tersebut, tida pemuda meninggal. Sementara tiga yang lainnnya masih mendapat perawatan tim medis di tempat berbeda.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Janji Tindak Lanjuti Penolakan Kenaikan BBM Dengan Mempersiapkan Skema Subsidi

“Keenam korban pada hari Rabu, 16 Februari 2022, sekira pukul 13.00 Wib, melakukan minum-minuman keras dengan minuman alkohol dicampur Jasjus,” terangnya.

Tiga orang yang meninggal adalah S (19) warga Dusun Galis, Desa Pakamban Laok. Ia meninggal pagi sekira pukul 05.00 WIB di rumahnya.

FA (19) warga Dusun Ketapang, Desa Jaddung. Ia meninggal sesaat mendapatkan perawatan di PKM Pragaan.

F (19) warga Dusun Galis, Desa Pakamban Laok. Ia meninggal sesaat mendapatkan perawatan di Puskesmas Pragaan.

Sementara tiga orang lainnya adalah A (16) warga Dusun Talon, Desa Pakamban Laok. Kondisi A saat ini masih tidak sadar.

Baca Juga:  Satresnarkoba Polres Sampang Amankan Puluhan Tersangka dan Ratusan Gram Narkoba

ZU (18) warga Dusun Galis, Desa Pekamban Laok. Kondisi saat ini sudah membaik dan dirujuk ke RSUD H Moh Anwar Sumenep.

AQ (18) warga Dusun Talon, Desa Pakamban Laok, saat ini kondisi mulai membaik.

Widi menambahkan, saat ini korban masih belum bisa dimintai keterangan.

“Polisi masih lidik lebih lanjut,” pungkasnya.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:31 WIB

Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:50 WIB

Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Selasa, 15 Juli 2025 - 07:49 WIB

Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas

Minggu, 13 Juli 2025 - 07:29 WIB

Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:09 WIB

Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara

Jumat, 4 April 2025 - 11:01 WIB

Sistem Keamanan Dipertanyakan, Komisi IV DPRD Sampang Prihatin ada Pasien Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya

Kamis, 3 April 2025 - 15:46 WIB

Dinkes Sampang Bakal Telusuri Soal Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya, Benarkah Ada Kelalaian?

Kamis, 3 April 2025 - 07:53 WIB

Pasien Rumah Sakit Sukma Wijaya Kabur, Bukti Lemahnya Sistem Keamanan dan Pengawasan

Berita Terbaru