Bupati Sumenep Berikan Bantuan Pada Warga  Masuk Dalam Daftar Kecamatan Termiskin

- Admin

Rabu, 26 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Sebagai salah satu upaya dalam mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep, Bupati Achmad Fauzi memberikan bantuan terhadap warganya.

Bantuan yang diberikan Bupati Sumenep tersebut berupa Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), BPJS, aliran listrik dan beras yang diberikan secara simbolis di Balai Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, kepada para penerima bantuan, Selasa (25/01/2022).

“Bantuan ini adalah starategi kami Pemerintah Daerah dalam rangka menekan angka kemiskinan,” ujar Bupati Fauzi.

Selanjutnya, kata Fauzi, bahwa dana bantuan yang disalurkannya tersebut merupakan dana program penanggulangan kemiskinan ekstrim yang berasal dari Pemerintah Pusat, Provinsi serta dari Daerah, sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Baca Juga:  SMK Al Karimiyyah Sumenep Tingkatkan Mutu Guru Melalui Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka

“Maka, dengan program ini diharapkan tidak ada lagi kemiskinan ekstrim di daerah-daerah, termasuk di Kabupaten Sumenep,” terangnya.

Selain itu pula, lanjut Fauzi, bahwa dari keberhasilan dalam penanggulangan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Sumenep, juga tidak lepas dari peran dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk juga swasta, dengan melaksanakan program kegiatan yang terpadu serta terintegritas.

“Pastinya, Pemerintah Daerah telah melakukan pemetaan desa dengan kemiskinan ekstrem, agar program yang dijalankan itu menyesuaikan dengan penyebab kemiskinan baik di Kelurahan atau Desa,” ungkapnya.

Baca Juga:  Tiduran di Teras Rumah, Warga Sumenep Dibacok Tetangganya

Selain Bupati Sumenep, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Drs. H. Yayak Nurwahyudi, M.Si menjelaskan, bahwa terdapat lima Kecamatan yang termasuk dalam kategori kemiskinan ekstrim yang ada di Kabupaten Sumenep, yang diantaranya adalah Kecamatan Arjasa, Batang-Batang, Pragaan, Lenteng dan Kecamatan Sapeken.

Sementara kemiskinan ekstrem dalam konsep internasional dimaknai sebagai kondisi masyarakat yang memiliki pendapatan kurang dari sekitar Rp 800 ribu per bulan.

“Bantuan kepada masyarakat untuk penyalurannya dilakukan secara bertahap dan semua bantuan targetnya bisa mengatasi kondisi yang terjadi di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga:  Pembangunan Masjid Abdullah Bin Zaid, Wali Kota Padang Sidempuan Lakukan Peletakan Batu Pertama

Berita Terkait

Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun
Absen Undangan Kapolres, SMSI Sumenep Tegaskan Bukan Bagian Aksi Boikot
Baru 6 Desa Beroperasi, KDMP Pungpungan Kalitidu Masih Terkendala Perizinan Produk Lokal
Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan
Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro
Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:47 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:57 WIB

Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:50 WIB

Bupati Bojonegoro Warning KPM Gayatri: Jual Ayam Bantuan, Siap-Siap Blacklist

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:48 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Setyo Wahono: WTP Bukan Sertifikat Anti-Korupsi

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:48 WIB

Resmi Dibuka, Pameran ALLPACK Surabaya 2026 Perkuat Daya Saing Lewat Inovasi Kemasan

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WIB

Kadis DPMD Sumenep Gerak Cepat Tindak Lanjuti Perangkat Desa Rangkap Jabatan

Berita Terbaru