Cerita Elsa Pemulung Cilik di Pamekasan Dijauhi Teman-temannya

- Admin

Kamis, 20 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Elsa Ayu Firdayanti yang masih berumur 11 tahun ini memilih menjadi pemulung cilik untuk membantu prekonomian keluarganya sepulang sekolah.

Elsa bercerita jika dirinya dijauhi teman-temannya dan tak jarang pula ia dibuli karena Elsa seorang pemulung dan berasal dari keluarga miskin.

“Saya tidak malu meski menjadi pemulung, kan saya tidak mengemis maupun mencuri, meski banyak hinaan yang saya terima, saya hanya bisa diam dan menangis,” tuturnya polos.

Elsa juga menuturkan bahwa dirinya dilarang menjadi pemulung oleh kedua orang tuanya, tapi ia tetap kekeh dengan alasan ingin membantu kedua orang tua.

Baca Juga:  Elsa, Gadis 11 Tahun di Pamekasan Memilih Jadi Pejuang Ekonomi Keluarga

“Dan saya juga ingin banget punya Sepeda Gunung buat pulang pergi sekolah, jadi saya sambil nabung sedikit-sedikit dari hasil saya mungut botol bekas,” ucapnya.

Ia tak peduli jika orang lain berkata apa tentangnya. Tapi yang jelas Ia bertekad tetap membantu orangtuanya dan memilih menjadi pejuang bagi keluarganya ketimbang bermain.

“Intinya apapun penilaian orang kepada saya, saya akan tetap gigih untuk membantu keluarga saya meski dengan cara menjadi seorang Pemulung, yang penting Sekolah saya tidak terganggu karena saya belajarnya pada malam hari, dan saya tidak merugikan orang lain,” tegas Elsa dengan penuh semangat.

Baca Juga:  Dunia Pers Sampang Berduka, Anggota PWS Cak Wiwid Meninggal Dunia

Meskipun memilih menjadi pemulung cilik, Elsa tetap menjadi siswa yang cukup berprestasi di sekolahnya.

Berita Terkait

Jejak Sindikat Narkoba Terendus di Laut Kepri, 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
Tim DVI Berhasil Ungkap Identitas Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II
Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG
Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal
PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:47 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:57 WIB

Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri

Berita Terbaru