Imam S Arifin, Legend Dangdut Asal Sumenep Meninggal Dunia

- Admin

Jumat, 17 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Salah satu penyanyi dangdut legendaris, Imam S Arifin meninggal dunia pada Jum’at, 17 Desember 2021, setelah sebelumnya sempat di rawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Garam Kalianget dan kembali pulih, sebelum dirinya menghembuskan nafas terakhirnya.

Penyanyi dengan nama asli Imam Sunaryo Arifin, dikabarkan meninggal dunia dengan penyakit komplikasi yang dideritanya beberapa tahun silam.

Penyanyi asal Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep itu, sempat meramaikan dunia musik dangdut tanah air di tahun 90-an, dirinya mulai dikenal banyak orang setelah menciptakan single pertamanya yang berjudul Menari Di Atas Luka dan Jandaku.

Baca Juga:  Bea Cukai Madura Lakukan Studi Tiru Dengan KPPN

Kabar meninggalnya penyanyi dangdut senior anah air tersebut diketahui tersebar melalui pesan berantai WhatsApp dan Facebook.

“Turut berduka cita atas meninggalnya sang legendnya Indonesia, selamat jalan om Imam S Arifin, semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah, dan dihapus segala dosa-dosanya, amin,” tulis Firdaus Sanjaya di laman Facebook miliknya, Jum’at (17/12/2021).

Selain itu, melalui pesan berantai WhatsApp banyak yang mengungkapkan rasa kehilangan atas meninggalnya maestro dangdut tanah air kebanggaan Kabupaten Sumunep pada khususnya.

“Selamat jalan maestro dangdut Indonesia Imam S Arifin, Semoga Husnul Khotimah,” caption di salah satu foto Imam S Arifin yang tersebar luas melalui pesan berantai WhatsApp.

Baca Juga:  Ngeri, Warga Desa Kamoning Sampang Lintasi Jembatan Gantung yang Rusak Termakan Usia

Mantan suami Nana Mardiana itu meninggal dunia diusia 61 tahun, dan akan dikebumikan besok, Sabtu 18 Desember 2021 dikediamannya, sambilalu menunggu anak kandungnya dari Jakarta, Resti Destami Arifin.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB