Pasar Srimangunan Sampang Tiba-tiba Geger, Ada Pengunjung Mendadak Pingsan, Lalu Meninggal Dunia

- Admin

Sabtu, 16 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Seorang warga Desa Apaan, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, bernama Horidah (50) mendadak meninggal dunia saat tengah berbelanja di Pasar Srimangunan pada Sabtu (16/10/2021).

Berdasarkan informasi yang didapat kontributor suarabangsa.co.id melalui video yang beredar, insiden yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB itu membuat geger warga pasar.

Salah seorang pedagang, Yahya menyebutkan sebelum meninggal dunia, korban terjatuh tak sadarkan diri saat sedang berbelanja. Para pengunjung dan pedagang yang melihat kejadian itu langsung mencoba menolong korban.

Baca Juga:  PPKM Level 4 Diperpanjang hingga 16 Agustus, Sampang Masuk Kategori Level 2

“Kejadian di Pasar Srimangunan ada pengunjung meninggal mendadak. Sekarang sudah dibawa ke rumah duka di Desa Apaan,” ujar pria yang jualan parfum.

Yahya juga menyebut, sesuai keterangan saksi melihat perempuan paruh baya tersebut masuk dalam lapak pedagang buah. Korban memilih buah semangka.

“Korban memilih semangka dan saling tawar menawar harga. Tiba-tiba pingsan hingga terjungkal ke depan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sampang Suhartini Kiptiati, membenarkan adanya salah seorang pengunjung pasar yang meninggal dunia tersebut.

Baca Juga:  Kuasa Hukum Keluarga Korban yang Tewas Tenggelam di Kolam Renang Sampang Water Park Bantah Isu Damai

“Iya benar, korban perempuan orang Pangarengan meninggal karena pingsan saat membeli buah di Blok E2 pasar Srimangunan Sampang,” kata Suhartini.

Menurut Suhartini, setelah ditangani tim medis dan keluarga, korban kemudian dibawa menggunakan mobil ambulance.

“Mohon maaf untuk data jelasnya tentang identitas korban masih belum ada,” imbuh Suhartini memungkasi.

Berita Terkait

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027
Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam
Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Berita Terbaru

Daerah

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 19:01 WIB