Sebut Kampungnya Tak Aman, Pengusaha Muda Desa Tambaan Camplong Ini Resah

- Admin

Minggu, 25 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Wabah Corona atau Covid-19 menghantam seluruh sendi kehidupan. Sektor ekonomi ikut terganggu. Selain sisi ekonomi, tindak pidana pencurian pun akan meningkat.

Seperti yang dialami oleh Putra Januanggara, warga Dusun Tambas, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Ia mengaku sudah berulang kali menjadi korban pencurian.

Kepada kontributor suarabangsa.co.id pada Minggu (25/07/2021), dirinya juga mengaku jika saat ini kampungnya sudah mulai tidak aman. Dalam rentan waktu belakangan ini saja, ada beberapa lokasi yang sudah disatroni maling.

“Beberapa bulan lalu counter handphone saya kebobolan, puluhan HP berbagai merk raib digondol maling, dengan total kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah,” ucap Putra.

Atas kejadian itu, pemuda yang juga dikenal sebagai juragan udang itu harus menderita kerugian karena kemalingan. Ia pun melapor ke Polsek setempat dan berharap pencurinya segera tertangkap.

Namun sayangnya hingga kini para pelaku pencurian di konternya tersebut belum juga tertangkap. Mirisnya, sampai saat ini tidak ada tindakan nyata dari Polsek.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Lakukan Tes Cepat Antigen Kepada Peserta MTQ XXIX

“Saya sudah melapor ke Polsek Camplong, tapi belum ada penanganan yang berarti. Memang saat itu penyidiknya lagi tidak ditempat, jadi cuma di telepon aja, dan hingga saat ini gak pernah di BAP,” ketusnya.

Terbaru, kata Putra, dirinya bersama sejumlah pekerja tambaknya telah berhasil mengamankan satu orang dari tiga kawanan maling yang hendak mencuri ban mobil bekas di gudang tambak miliknya.

Ia bercerita, pengungkapan kasus itu bermula dari kecurigaan dirinya atas sering terjadi kehilangan di gudang tersebut. Setelah diselidiki, ternyata dari salah satu pelaku adalah oknum karyawannya sendiri.

“Sebelumnya, ban mobil yang ada di gudang saya ini hilang satu. Setelah di cari ban itu sudah ada diluar gudang. Usut punya usut ternyata ada campur tangan salah satu oknum karyawan saya,” tuturnya.

Menurutnya, sejak oknum karyawannya tersebut bergabung dan bekerja dengan dirinya, lokasi gudang itu sering kemalingan.

Baca Juga:  Dorong Profesionalisme dan Independensi Jurnalis di Madura, AJI Surabaya Gelar Nobar ‘A Thousand Cuts’

“Dulu di gudang ini aman. Tapi sejak dia bekerja di sini, gudang sering kehilangan. Kadang, bahan bakar, uang, onderdil mesin dan lain-lain,” akunya.

Sejak kejadian hilangnya ban itu, lanjutnya, para karyawan tambak akhirnya melakukan pengetatan di sekitar gudang. Dan puncaknya pada, Jumat (23/07) sekitar pukul 22.30 WIB, ada tiga orang mencurigakan mendekati gudang.

“Tiga orang itu, ternyata mengambil tiga ban mobil yang ada di gudang. Jadi, beberapa karyawan saya yang sudah mengintai para pelaku langsung menyergap ketiganya,” imbuhnya.

Disebutkan Putra, ketiga pelaku sempat kabur dan bersembunyi. Namun, akhirnya satu pelaku berhasil ditangkap oleh para karyawannya, sementara dua pelaku lainnya melarikan diri.

“Satu pelaku berhasil kami tangkap setelah dia menceburkan diri ke sungai, kemudian kami serahkan ke Polsek. Sementara dua pelaku lainnya lolos, tapi saya sudah kantongi identitasnya,” tuturnya.

Baca Juga:  Dramatis, Anggota Polsek Kangean Bantu Warga Melintasi Air Bah

Dikatakannya, bahwa kasus pencurian di kampungnya tidak hanya menimpa dirinya. Tetapi juga menimpa beberapa warga lain, diantaranya pencurian HP, uang, bahkan terjadi pencurian hewan ternak.

“Anehnya, dari beberapa kali kasus pencurian di desa saya ini, nyaris tak mampu diungkap oleh Polsek setempat,” keluhnya.

Putra menduga, maraknya pencurian di kampungnya karena kurangnya perhatian petugas kepolisian dan kurangnya keinginan kepolisian untuk mengungkap kasus.

“Kalau polisi sering melakukan patroli, saya kira para pencuri juga berpikir dua kali untuk melakukan pencurian,” katanya.

Dia mengharapkan, polisi dapat lebih gencar untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat sehingga pelaku-pelaku kejahatan ini tidak berkeliaran lagi.

“Saya berharap pada polisi agar kedua pelaku yang lolos itu segera di amankan, sehingga para pelaku tidak mengulangi hal yang sama lagi kepada warga-warga di sini,” tandasnya.

Sementara itu, hingga berita ini dipublis pihak kepolisian setempat belum dapat dikonfirmasi.

Berita Terkait

Viral Video Warga di Sampang Temukan Jasad Pria Penuh Luka, Kapolsek Robatal Bilang Begini
Biaya Parkir Disebut Mahal, Begini Respon Pengelola Wisata Pantai Camplong Sampang
Tak Ada Fasilitas yang Ditawarkan, Tiket Masuk dan Biaya Parkir Pantai Wisata Camplong Mahal
Gelar Buka Puasa Bersama, RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Santuni Anak Yatim
Jaga Sinergitas, Pj Bupati Sampang Jalin Silaturahmi Bersama Insan Pers
Puluhan Warga Keracunan Massal di Mayang Jember, Diduga dari Takjil
Gelar Seminar Parenting Mahasiswa PPG Prajabatan Universitas Jember di Desa Wonoasri: Mengatasi Isu Baby Blues
Penantian 10 Tahun, Kini Warga Mayangrejo Bisa Menikmati Jalan Bagus Sambil Ngabuburit

Berita Terkait

Selasa, 9 April 2024 - 20:41 WIB

Kapolres Bojonegoro Himbau Warga untuk Takbiran di Masjid

Kamis, 4 April 2024 - 23:10 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Salurkan 600 Zakat Fitrah dalam Peringatan Nuzulul Qur’an 1445 H

Kamis, 4 April 2024 - 06:07 WIB

Polres Pamekasan Musnahkan BB Hasil Operasi Pekat Semeru 2024

Selasa, 2 April 2024 - 12:03 WIB

Polres Bojonegoro Buka Puasa Bersama Awak Media

Minggu, 31 Maret 2024 - 19:07 WIB

Cegah Balap Liar, Polres Bojonegoro Amankan 34 Motor

Minggu, 17 Maret 2024 - 22:00 WIB

Polres Bojonegoro Akan Tindak Tegas Pelaku Perang Sarung

Jumat, 15 Maret 2024 - 13:10 WIB

Kodim Pamekasan Tanam Ratusan Bibit Pohon

Selasa, 12 Maret 2024 - 13:49 WIB

Kapolres Bojonegoro Kunjungi Lokasi Banjir dan Bagikan 3.000 Nasi Bungkus

Berita Terbaru

Birokrasi

Pemkab Bojonegoro Gelar Takbir bersama di Pendopo Malowopati

Rabu, 10 Apr 2024 - 17:24 WIB

TNI/Polri

Kapolres Bojonegoro Himbau Warga untuk Takbiran di Masjid

Selasa, 9 Apr 2024 - 20:41 WIB