Pamekasan Bakal Beri Bantuan 4.811 Buruh Tani Tembakau

- Admin

Senin, 20 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Sebanyak 4.811 buruh tani tembakau yang ada di Kabupaten Pamekasan bakal menerima bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setda Pamekasan, Sri Puja Astuti.

Menurutnya, bantuan yang dikucurkan pemerintah daerah itu guna menambah semangat para petani.

Selain itu, juga dapat mensejahterakan para buruh tani tembakau, serta bisa membantu meringankan beban hidup dan bisa memenuhi kebutuhan hidup bagi para petani.

Baca Juga:  Polres Pamekasan Ringkus Pencuri Sepeda Motor

“BLT itu diperuntukkan bagi buruh tani dan buruh pabrik rokok yaitu sebesar Rp 22,5 M. Namun, sejauh ini jumlah penerima BLT itu ada sekitar 4.811 dari Buruh Tani dan 2.600 dari Buruh Pabrik Rokok,” kata Sri Puja Astutik.

Astuti mengatakan, bahwa bantuan langsung tunai tersebut diberikan selama 6 bulan ke depan. Semisal nanti anggarannya melebihi, maka bantuan akan dilanjutkan ke bulan berikutnya.

“Kami antisipasi hal tersebut dengan memberikannya selama 6 bulan ke depan, dan kita lihat dulu untuk jumlah sasarannya,” tuturnya.

Baca Juga:  Jelang Pelaksanaan Pilkades, Polrestabes Surabaya Kirim 90 Personil ke Sumenep

Dia berharap ditengah pandemi Covid-19 ini, bantuan tunai itu dapat meringankan beban para petani, sehingga para petani yang ada bisa merasakan kepedulian Pemerintah terhadap mereka.

Sekedar diketahui, 4.811 penerima itu telah melalui verifikasi dan validasi (verval) dari Dinas terkait, dari yang awalnya berjumlah sebanyak 20 ribuan peserta.

Berita Terkait

Kucurkan APBD Masif untuk RTLH, Pemkab Bojonegoro Sabet Penghargaan dari Gubernur Jatim
Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan
Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung
Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026
Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur
Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:31 WIB

Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:50 WIB

Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Selasa, 15 Juli 2025 - 07:49 WIB

Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas

Minggu, 13 Juli 2025 - 07:29 WIB

Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:09 WIB

Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara

Jumat, 4 April 2025 - 11:01 WIB

Sistem Keamanan Dipertanyakan, Komisi IV DPRD Sampang Prihatin ada Pasien Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya

Kamis, 3 April 2025 - 15:46 WIB

Dinkes Sampang Bakal Telusuri Soal Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya, Benarkah Ada Kelalaian?

Kamis, 3 April 2025 - 07:53 WIB

Pasien Rumah Sakit Sukma Wijaya Kabur, Bukti Lemahnya Sistem Keamanan dan Pengawasan

Berita Terbaru