Kapolda Jatim Pantau Langsung Vaksinasi Pelaku Usaha Wisata di Telaga Sarangan

- Admin

Kamis, 9 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAGETAN, SUARABANGSA.co.id – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim, melakukan pengecekan vaksinasi terhadap komunitas pelaku usaha wisata dan masyarakat sekitar di Telaga Sarangan Magetan, pada Kamis (9/9/2021). Sebanyak 1000 dosis vaksinasi dari Polda Jatim hari ini telah didistribusikan untuk Kabupaten Magetan. Hal ini dilakukan sebagai upaya dalam membentuk herd immunity di Jawa Timur.

Hari ini di Kabupaten Magetan ada tiga titik vaksinasi, dengan target 1000 dosis yang dibagi di tiga kecamatan, diantaranya, Kecamatan Barat sebanyak 200 dosis, Kecamatan Kawedanan 200 dosis, dan Kecamatan Sarangan sebanyak 600 dosis.

Dalam pelaksanaannya, Kapolres Magetan bekerja sama dengan Bupati dan Dandim, untuk mensukseskan pelaksanaan serbuan vaksinasi ini.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, kedatangannya bersama Irdam V/Brawijaya yang mewakili Pangdam di tempat vaksinasi ini dalam rangka mendukung, dan mendorong setiap kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di wilayah Jawa Timur.

Baca Juga:  Dirlantas Polda Jatim Cek Pospam Pelayanan Tahun Baru 2020

“Kami dari jajaran Polda Jatim didukung oleh Kodam Brawijaya serta Pemprov merencanakan hari ini 25.000 vaksinasi di seluruh Jatim dan kebetulan kami sekarang melakukan pengecekan di Magetan yang dilaksanakan dengan jumlah 1000,” paparnya,

Lebih lanjut Kapolda menyampaikan, serbuan vaksinasi di tempat wisata Telaga Sarangan ini, untuk menyiapkan daerah wisata, khususnya di Telaga Sarangan ini. Selain itu, Kapolda juga menyampaikan bahwa daerah ini sudah turun level ke level 3.

“Saya dengar tadi dari data terakhir Kemenkes, baik Ponorogo maupun Magetan turun level, dari level 4 menjadi level 3,” ujar Kapolda Jatim usai melakukan pengecekan vaksinasi.

“Sore ini Kami akan melaksanakan rapat koordinasi juga, untuk meningkatkan tracing dan testing serta bagaimana pelaksanaan treatment, sehingga orang nanti yang terkena bisa dirawat dengan baik dan koordinasi antara petugas lapangan yang melakukan tracing testing dan perawatan di rumah sakit serta obat-obatan yang diberikan itu bisa berjalan baik,” tandasnya didampingi Pejabat Utama Polda Jatim.

Baca Juga:  Dihantam Mobil Toyota Hiace, Seorang Pelajar Tewas

Kapolda juga menghimbau dan memohon kepada masyarakat, meskipun sudah divaksin harap tetap jaga protokol kesehatan.

“Ingat kejadian di Amerika, kejadian di Eropa, mereka sudah divaksin hampir 80% dengan vaksin yang kedua. Kita sebagian ada vaksin pertama, ada yang vaksin kedua. Di negara luar sudah divaksin kedua pun karena lengah mereka lepas masker, sekarang angkanya melonjak,” Imbaunya.

“Nah untuk itu, saya mohon, saya harap, masyarakat Jawa Timur khususnya di Magetan ini, ayo rek tetap jaga protokol kesehatan,” ajak Kapolda.

Tak lupa Irjen Pol Nico Afinta juga mengucapkan terima kasih kepada panitia, kepada tenaga kesehatan, dan terlebih lagi kepada masyarakat yang mau datang dan mau dirinya divaksin dengan kesadaran yang tinggi.

“Saya harap ini bisa menyebar ke mana-mana, keinginan masyarakat datang ke tempat vaksinasi. Karena ini untuk kita bersama,” ucapnya.

Baca Juga:  Ada 503 Gerai Vaksinasi di Jatim untuk Percepatan Vaksinasi

“Kami menerima vaksin berdasarkan pembagian dari Menteri Kesehatan dan Dinas Kesehatan. Sampai sekarang kami mendapatkan 1.5 juta vaksin, dan sudah dipakai 1.4, jadi masih sisa 100.000, dan ini kami akan habiskan rata-rata tiap hari 25000 sampai 45000, tergantung dari pada situasi dan kondisi. Artinya kalau misalkan ada masyarakat yang membutuhkan, kemudian sudah ada perencanaan yang kami laksanakan,” jelasnya Irjen Pol Nico Afinta.

Kapolda menambahkan. Hari ini telah dilaksanakan vaksinasi sebanyak 1000 dosis di Kabupaten Magetan, dan 25000 di seluruh Jawa Timur.

“Harapannya kami akan habiskan dalam waktu 4 hari ini, dan kami sudah mendengar ada vaksin yang akan datang, sekitar 2,1 juta yang sudah ada di Dinas Kesehatan, itu akan dibagikan ke seluruh wilayah,” pungkasnya Jenderal Bintang dua ini.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru