Cegah Kerumunan, Satlantas Polres Sampang Imbau Warga Desa Dharma Tanjung Camplong Tak Bikin Kemacetan

- Admin

Sabtu, 8 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id  — Untuk meningkatkan kewaspadaan dini terhadap ancaman wabah virus corona yang sedang melanda belahan dunia, termasuk Indonesia, Satlantas Polres Sampang gencar melakukan imbauan kepada masyarakat agar tidak berkerumun untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Biasanya, menjelang dan pasca hari raya Idul Fitri 1442 hijriyah, dibeberapa titik wilayah di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur bakal terjadi kemacetan, salah satunya di jalan raya Desa Dharma Tanjung, Kecamatan Camplong.

Berdasarkan data yang diterima kontributor suarabangsa.co.id, kemacetan yang terjadi diperbatasan Kabupaten Pamekasan itu, biasanya disebabkan adanya kegiatan takbir keliling dan tradisi “Per-peran” yang dilakukan masyarakat setempat setiap H+7 lebaran.

Persoalan klasik tersebut mendapat atensi khusus dari Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Sampang. Kasat Lantas Polres Sampang AKP Ayip Rizal dikonfirmasi melalui Kanit Turjawali Ipda Sujiyono mengatakan, pihaknya kerap memberikan himbauan tentang Kamtibmas, Kamseltibcarlantas untuk mencegah Covid-19.

Baca Juga:  Terlalu Tinggi, Speed Trap di Jalan Imam Bonjol Sampang Dikeluhkan Warga

“Kita meminta dan mengimbau kepada masyarakat agar supaya tidak mudik, tidak melakukan takbir keliling dan tidak ada per-peran di Desa Dharma Tanjung agar tidak berkerumunan serta mematuhi imbauan dari Pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19,” ucap Ipda Sujiono saat sosialisasi usai sholat di masjid Al-Falah Dharma Tanjung.

Dalam sosialisasi tersebut, pihaknya sebagai Padal Pos Pam Ops Ketupat Semeru 2021, menghimbau kepada masyarakat tentang Kamtibmas, Kamseltibcar lantas dan pencegahan Covid-19.

“Kepada tokoh masyarakat, toko agama, tokoh pemuda dan masyarakat Dharma Tanjung agar dapat mencegah kegiatan yang menimbulkan terjadinya kemacetan dan kerumunan massa,” tuturnya, Sabtu (08/05/2021).

Baca Juga:  Beberapa Kasus Besar Berhasil Diungkap, Kasatreskrim Polres Sumenep Akan Dirotasi

Menurutnya, persoalan ini menjadi permasalahan yang hingga saat ini belum bisa diselesaikan dan imbasnya dirasakan masyarakat luas, terlebih saat ini masa pandemi Covid-19.

“Selain itu, kami menghimbau kepada masyarakat setempat, terutama bagi pedagang ikan, agar tidak berjualan di bahu jalan yang mengakibatkan kemacetan,” harapnya.

Ia menambahkan, menjelang ataupun pasca lebaran masyarakat dapat mematuhi himbauan tersebut, hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penyebaran dan menekan angka Covid-19.

“Terlebih saat ini adanya larangan mudik. Jadi, kami berharap kepada masyarakat agar mematuhi imbauan, karena persoalan ini adalah problem tahunan yang hingga saat ini belum terselesaikan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Rumah Tak Layak Huni di Camplong Sampang Roboh Diguyur Hujan Deras

Perwira dengan balok satu di pundaknya itu mengungkapkan, pihaknya sudah berupaya melakukan pendekatan kepada masyarakat, perlu peran serta insan pers dalam menyampaikan imbauannya, karena sinergitas juga diutamakan.

“Imbauan tidak hanya kepada warga Dharma Tanjung, melainkan juga kepada masyarakat se Kabupaten Sampang, agar tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan kemacetan maupun kerumunan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, saat melaksanakan kegiatan sosialisasi di masjid Al-Falah Dharma Tanjung, Camplong, Satlantas Polres Sampang juga melibatkan Babinkamtibmas, Babinsa Polsek dan Koramil wilayah setempat.

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru