Warga Temukan Makam Baru yang Mencurigakan di TPU Liong Desa Tanjung Pademawu Pamekasan

- Admin

Rabu, 28 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id  — Masyarakat Pamekasan dihebohkan dengan ditemukannya gundukan tanah, yang diduga sebuah makam baru yang mencurigakan, di TPU Liong, Dusun Jumiang, Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur pada Rabu (28/04/2021) pagi.

Penemuan makam tersebut bermula dari Jumna, yang merupakan salah seorang warga setempat yang sedang membersihkan makam saudaranya pada Selasa (27/04/2021) sore.

Kaki Jumna tidak sengaja terperosok kedalam gundukan tanah, yang berada disamping makam Keluarganya.

Setelah tiba di rumah dan selesai berbuka puasa, Jumna menceritakan kepada suaminya tentang kejadian tersebut, dan akhirnya suami Jumna melaporkan ke pihak Desa setempat.

Baca Juga:  Momen HPN, PWI Pamekasan Berharap Insan Pers Semakin Profesional

Kemudian dari pihak desa melaporkan penemuan tersebut ke Bhabinkamtibmas Desa Tanjung, kemudian dilanjutkan pelaporan ke Polsek Pademawu.

Sementara itu saat ditemui di Polsek Pademawu, AKP Suryono membenarkan kejadian tersebut.

“Benar kami menerima laporan bahwa ditemukan yang awalnya diduga sebuah makam,” katanya.

Setelah itu keesokan harinya pihaknya bersama anggota langsung datang ke lokasi dan mengecek kebenarannya.

Benar saja, setelah dilakukan penggalian ternyata ditemukan mayat Bayi .

Setelah itu dilakukan Visum di Puskesmas Sopaah, dan hasil dari visum, mayat bayi itu sudah terkubur sekitar 9 hari, sehingga pihak Puskesmas tidak bisa mengetahui jenis kelaminnya.

Baca Juga:  Ciptakan Citra Positif, Satlantas Polres Pamekasan Gelar Bakti Religi Dan Bansos

Setelah itu pihak Polsek Pademawu langsung mencari si Ibu dari mayat bayi tersebut.

Ditanya terkait dugaan sementara tentang mayat bayi tersebut, Kapolsek belum bisa memastikannya.

“Kita sudah menemukan ibu dari mayat bayi tersebut, selanjutnya kami limpahkan masalah ini ke pihak Polres, untuk penanganan lebih lanjut,” tutur Suryono.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:47 WIB

PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:47 WIB

Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:51 WIB

Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:58 WIB

IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif

Senin, 25 Mei 2026 - 17:36 WIB

Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Senin, 25 Mei 2026 - 15:50 WIB

Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:14 WIB

Diisukan Masalah Ijazah, Anggota DPRD Bojonegoro SP Siap Laporkan Balik Pihak Pelapor jika Tak Terbukti

Berita Terbaru