Ketua PAN Pamekasan Tanggapi Pelaporan Semua Anggota DPRD dan Partai Koalisi

- Admin

Rabu, 6 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN SUARABANGSA.co.id – Abdul Haq Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Pamekasan menanggapi perihal Laporan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pusat Advokasi Masyarakat Nusantara (Pusara) ke KPK.

Menurut Abdul Haq yang juga merupakan salah satu dari 4 Partai Koalisi menyebutkan bahwa itu sah-sah saja.

Pihaknya menghadapi masalah ini santai saja, baginya jika tidak merasa melakukan seperti yang dituduhkan tidak usah takut, akan tetapi jika ini bersikukuh dengan laporannya maka pihaknya bersepakat juga akan ambil sikap dengan melaporkan balik, terhadap pelapor LBH Pusara, karena ini menyangkut pencemaran nama baik partai Koalisi maupun Dewan.

“Ini merupakan bagian dari politik, dan apa yang melatar belakangi LBH untuk melaporkan kita, bahkan bisa saja ini ada sutradara dibelakangnya, terkait kenapa kita memilih Fattah Jasin kemarin, karena menurut kita dia yang dianggap pantas menjadi PAW Wabup Pamekasan,” tutur Abdul Haq saat ditemui terpisah di Kantor DPRD Pamekasan.

Baca Juga:  Heboh, Muncul Spanduk Penolakan Pembangunan Markas Salafi-Wahabi di Sampang

Dirinya juga mengatakan di sebuah Partai itu ada Partai Pusat, yakni DPW, DPP, jadi komunikasi dan rekom terkait Calon PAW Wabup Pamekasan melalui Partai Pusat.

“Jadi sebagai petugas partai kita harus mengikuti perintah dari pusat, kita harus tunduk dan patuh kepada keputusan Partai Pusat,” tegasnya.

Sebelumnya, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pusat Advokasi Masyarakat Nusantara (Pusara) Pamekasan, Kamis (31/03/2022) melaporkan seluruh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Pimpinan Partai Koalisi, serta Bupati Pamekasan, ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga:  Aksinya Terekam CCTV, Pelaku Penjambretan di Camplong Sampang Diciduk Polisi

Pelaporan tersebut terkait adanya dugaan tindak pidana suap, dalam proses pemilihan Wakil Bupati Pamekasan Pengganti Antar Waktu (PAW).

Tidak hanya itu, bahkan Fattah Jasin yang terpilih menjadi Wakil Bupati Pamekasan dengan nomer urut 01 itupun ikut dilaporkan.

Direktur LBH Pusara Marsuto Alfianto meminta kepada KPK, untuk menindak lanjuti adanya dugaan tindak pidana suap dalam proses pemilihan PAW Wabup Pamekasan, yang digelar oleh DPRD Pamekasan pada senin tanggal 28 Maret 2022 yang lalu.

Marsuto meyakini adanya tindak suap dalam proses pemilihan PAW Wabup Pamekasan tersebut, meski tidak ada suap disitu pasti ada janji.

Baca Juga:  Pembangunan Kantor DPRD Pamekasan Masih Tahap Perencanaan

Untuk itu dirinya meminta kepada KPK untuk menelusuri dan meminta klarifikasi kepada mereka, jika nantinya menurut KPK tidak ada unsur janji atau unsur pemberian, dan jika memang itu semua tidak benar, ya sudah clear.

“Yang pasti surat yang sudah saya layangkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi sudah sampai dan diterima, tinggal nanti saya menunggu panggilan KPK untuk dimintai keterangan sebagai pelapor, rencananya tanggal 16 April mendatang,” ucap Alfian kepada beberapa awak media saat dimintai keterangan di kediamannya, Selasa (05/04/2022) malam.

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Berita Terbaru

Daerah

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 19:01 WIB