Tersambar Petir, Petani di Torjun Sampang Tewas Saat Membajak Sawah

- Admin

Kamis, 25 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Hujan deras yang terjadi membawa duka mendalam bagi warga yang tinggal di Dusun Plakaran, Desa Jeruk Porot, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Pasalnya, salah satu warganya yang bernama Akh Subyandi (50) tewas tersambar petir setelah nekat membajak sawah saat hujan lebat turun.

Informasi yang dihimpun suarabangsa.co.id, korban ditemukan tergeletak di area persawahan dengan posisi telungkup oleh Istianah (10) yang rumahnya dekat dengan sawah korban. Kemudian anak tersebut berteriak minta tolong kepada warga sekitar.

Baca Juga:  Pria di Muncar Banyuwangi Ini Tega Hamili Anak Tirinya

Kapolsek Torjun Iptu Heriyanto membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, peristiwa na’as itu berawal saat korban membajak sawahnya, pada Kamis (25/03/2021), sekitar pukul 14.30 WIB.

“Iya benar, saat cuaca hujan sama petir korban sedang berada di area persawahan, kilatan petir langsung menyambar tubuh korban,” kata Heriyanto.

Mantan Kapolsek Robatal ini juga mengatakan, polisi yang mendapat laporan tersebut kemudian menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Anggota sudah saya perintahkan ke lokasi, untuk meminta keterangan lebih lanjut atas kejadian itu,” tuturnya.

Baca Juga:  Forkopimda Dampingi Menhub Cek Kesiapan Penanganan Kedatangan PPLN

Saat ini, lanjut Heriyanto, jasad korban sudah dibawa pihak keluarganya untuk selanjutnya dimakamkan.

“Langsung dimakamkan keluarganya. Keluarga korban menyadari bahwa kejadian itu musibah dan murni karena tersambar petir. Keluarga menolak dilakukan visum,” tandas Heriyanto.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru