Kinerja PLN ULP Sampang Dinilai Buruk, Pengaduan di Aplikasi PLN Mobile Tidak Efektif

- Admin

Senin, 10 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Peningkatan layanan kelistrikan kepada pelanggan menjadi tujuan customer focused PT PLN (Persero). Termasuk menghadirkan kemudahan pengaduan layanan kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile.

PLN Mobile memungkinkan pelanggan untuk menyampaikan keluhan dan melaporkan gangguan kelistrikan tanpa harus mendatangi kantor PLN.

Namun, aplikasi tersebut dinilai tidak efektif ketika pelanggan menyampaikan keluhan terkait terjadinya pemadaman listrik di Desa Kodak, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang.

Ada oknum nakal petugas layanan teknik di PLN ULP Sampang, Madura, yang diduga melakukan manipulasi status pengaduan di aplikasi tersebut.

Baca Juga:  Gempur Rokok Ilegal, PWI Jember dan Bea Cukai Gandeng Jurnalis Muda

Pernyataan ini disampaikan oleh salah satu pelanggan yang bernama Karomah (39). Dirinya mengaku kesal dengan pelayanan PLN yang sering melakukan pemadaman tanpa pemberitahuan.

“Saya melakukan pengaduan via aplikasi PLN Mobile dengan nomor G5425020913919, namun hingga 7 jam lampu tak kunjung menyala. Tetapi anehnya dalam laporan aplikasi, pengaduan tersebut nyala sementara,” keluhnya, Senin (10/02/2025).

Dia memantau tidak lanjut proses pengaduan yang dibuatnya pada Minggu (09/02/2025), pukul 12.33 WIB pengaduan sudah sampai pada penugasan regu.

“Sekitar pukul 14.00 WIB pada aplikasi disebutkan ‘Dalam Pengerjaan’, namun saya tidak mendapat informasi apapun dari petugas,” ujarnya.

Baca Juga:  Intensif Gelar Operasi Yustisi, Petugas Gabungan Beri Sanksi Para Pelanggar Protokol Kesehatan

Pada pukul 14.04 WIB, kata dia, status pengaduan sudah berubah menjadi ‘Nyala Sementara’. Dia pun merasa heran, sebab hingga pukul 19.31 WIB lampu masih padam, tapi keterangan di aplikasinya sudah nyala sementara.

“Kok bisa, apakah ada yang salah dengan system kerja aplikasi PLN mobile. Atau jangan-jangan, ini bukan systemnya yang bekerja tapi ada oknum petugas yang sengaja mengendalikan,” ungkapnya.

Perempuan berjilbab ini berharap, pihak PLN agar memperbaiki aplikasi PLN mobile khususnya di system fitur pengaduan.

Baca Juga:  Penyanyi ‘Wahai Kasih Belahan Jiwa’ yang Viral di TikTok Ternyata Asal Desa Batu Karang Camplong

“Biarlah system yang bekerja secara benar dan real bukan dikendalikan. Karena system akan berbicara dengan benar sesuai yang terjadi,” harapnya.

Menurut perempuan dua anak itu, PLN sebagai perusahaan negara harus bisa memberikan pelayanan yang baik, karena sebagai pelanggan sudah memberikan kewajiban dengan membayar listrik tepat waktu.

“Saya sebagai pelanggan PLN, sampai bertanya-tanya apa begini bentuk pelayanan dari PLN ULP Sampang,” ketusnya.

Hingga berita ini dipublikasi, kontributor suarabangsa.co.id, belum memperoleh keterangan dari pihak PT PLN (Persero) ULP Sampang, terkait keluhan pelanggan di wilayah tersebut.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama
Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi
Wuling Eksion Ramaikan IIMS Surabaya 2026, Tawarkan SUV Keluarga Berteknologi EV dan PHEV
IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif
Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander
Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:47 WIB

PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:47 WIB

Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:51 WIB

Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:58 WIB

IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif

Senin, 25 Mei 2026 - 17:36 WIB

Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Senin, 25 Mei 2026 - 15:50 WIB

Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:14 WIB

Diisukan Masalah Ijazah, Anggota DPRD Bojonegoro SP Siap Laporkan Balik Pihak Pelapor jika Tak Terbukti

Berita Terbaru