Hadiri Musrenbang Kecamatan, Bupati Sampang Ingatkan Usulan Pembangunan Harus Diakomodir dari Bawah

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Bupati Sampang H Slamet Junaidi mengingatkan agar usulan pembangunan yang disampaikan saat pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022 di Kecamatan Sampang harus mengakomodir keinginan masyarakat hingga ketingkat bawah.

Bupati menegaskan, kehadirannya dalam sejumlah Musrenbang di Kecamatan untuk mendengar langsung usulan dan keluhan masyarakat bawah, memastikan bahwa usulan tersebut merupakan skala prioritas dan untuk ditindaklanjuti pada tahun anggaran 2022. Pasalnya, dari pembahasan perencanaan itu nantinya akan terus berlanjut ke jenjang Kabupaten untuk penyelarasan program.

“Banyak hal-hal usulan dari Desa dan Kelurahan, kita ingin menyusun skala prioritas bagaimana suatu program tidak akal-akalan, sehingga bermanfaat bagi masyarakat,” kata Bupati saat menghadiri acara Musrenbang pada Senin (15/02/2021).

Bupati menargetkan, untuk infrastruktur di tahun 2023 akan selesai sekitar 80 persen. Namun, karena kondisi pandemi Covid-19 sehingga 50 persen anggaran daerah terkena recoufusing.

“Kami selalu aktif berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat bagaimana mencari anggaran untuk membangun Sampang,” imbuhnya.

Pada sisi lain, Bupati menyinggung banyaknya usaha kecil dan menengah (UKM) serta industri kecil dan menengah (IKM) saat ini yang berkembang. Sehingga, kata dia, perlunya pembinaan untuk pemasaran yang lebih luas.

“Karena kita ketahui bersama, bahwa saat ini pandemi Covid-19 sangat berdampak pada perekonomian masyarakat. Kedepan, UKM dan IKM akan kita fasilitasi packagingnya agar bisa diletakkan di Pasar Modern,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Bupati, proses pengembangan Pulau Mandangin sebagai salah satu destinasi wisata akan terus dilakukan. Hal itu, terbukti pada tahun 2020 lalu telah terpasang beberapa spot foto.

“Kita akan terus mengembangkan Pulau Mandangin, usulan mobil siaga khusus untuk masyarakat disana. Kita juga akan alokasikan perahu siaga yang bisa digunakan masyarakat jika akan berobat ke kota Sampang,” tandas Bupati.

Sementara itu, Camat Sampang Yudhi Adidarta Karma menyampaikan bahwa alokasi dana kelurahan dicanangkan untuk beberapa program yang memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Masalah kekurangan air bersih juga melanda wilayah kami, termasuk di daerah perkotaan, seperti di Kelurahan Karang Dalam. Sehingga, diharapkan Perumda Air Minum Trunojoyo melalui intervensi Bupati bisa mencarikan solusi,” kata Yudhi.

Kemudian hal pelayanan kesehatan, pihaknya menyampaikan bahwa perlunya dibangun Pustu dan Polindes karena keberadaannya belum memadai.

“Keadaan sektor kesehatan yang belum memadai membuat masyarakat di desa belum maksimal merasakan pelayanan yang optimal,” ungkap Yudhi saat membacakan laporan dan paparan.

Diakhir, pihaknya berharap proyeksi wisata Pulau Mandangin terus digerojok karena keberadaannya yang menarik untuk mendatangkan wisatawan.

“Satu-satunya pulau kecil di Sampang yakni Pulau Mandangin, keberadaannya ada nilai ekonomis yakni empat wisata dalam satu pulau diantaranya snorkeling, pemandangan alam, pasir putih dan makam bangsacara,” kata Yudhi mengakhiri laporannya.

Untuk diketahui, tema sentral yang dibahas dalam Musrenbang Kecamatan Sampang itu adalah ‘Peningkatan dan Pemerataan Pembangunan Infrastruktur dalam mendukung Pemantapan Pemulihan Ekonomi Menuju Sampang Hebat Bermartabat’.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sampang H Slamet Junaidi, Wakil Bupati H Abdullah Hidayat, Perwakilan Anggota DPRD Sampang Dapil I, para Kepala OPD, Forkopimcam Sampang, Kepala Desa, sejumlah tokoh agama serta tomas setempat.

Baca Juga:  Pandemi Covid-19, Penjual Masker Dadakan di Sampang Mulai Ramai

Leave a Reply