Penculikan Anggota PPK Batang-batang Diduga Karena Sakit Hati

- Admin

Minggu, 6 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Kasus penculikan Nur Imama (30), anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) Batang-Batang, Sumenep diduga karena unsur sakit hati.

Kejadian tersebut terjadi di halaman Kantor Sekretariat PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) Batang-Batang alamat Dusun Tangere Desa Batang-Batang Daya, Kecamatan Batang-Batang Kabupaten Sumenep.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S mengatakan bahwa diduga terlapor AW sakit hati terhadap korban Nur Imama.

“Karena sebelumnya antara korban dan terlapor pernah menjalin hubungan asmara dan terlapor mengajak untuk menikah,” imbuhnya.

Baca Juga:  Jumlah Janda di Sumenep Hampir Tembus Seribu

Namun korban Nur Imama tidak mau dan akan rujuk kembali dengan mantan suaminya Sugiyanto.

Nur Imama merupakan warga Dusun Gunung Pekol Desa Banuaju Timur, Kecamatan Batang-batang Kabupaten Sumenep.

Sementara, AW (40) adalah warga Desa Dapenda Kecamatan Batang batang Kabupaten Sumenep.

Saat ini, polisi terus memburu dan mencari keberadaan AW. Dan pelaku terancam pasal penculikan 328 KUHP.

Sebelumnya, pada hari Sabtu tanggal 5 Desember 2020 sekira pukul 09.00 WIB, Sugianto suami Nur Imama sewaktu berada di rumahnya didatangi oleh Ali Armadi, Ali Wafa, Muslimu dan Masuri yang tidak lain petugas PPK Batang-Batang memberitahukan bahwa sekira pukul 08.30 wib, istrinya yang bernama Nur Imama sewaktu di halaman PPK Batang-Batang secara tiba-tiba didatangi seseorang yang bernama AW

Baca Juga:  Bupati Sumenep Resmikan Gedung Smart School SMPN 3

“Saat itu AW menarik tangan Nur Imama dan membawa pergi Nur Imama sambil mengancam dengan menggunakan senjata api (pistol),” terangnya.

Selanjutnya korban dibawa dengan menggunakan mobil avanza warna silver oleh AW ke arah barat, selanjutnya Sugiyanto bersama masyarakat melakukan pencarian.

“Sekira pukul 10.00 WIB, mobil yang digunakan oleh telapor untuk menculik korban berhasil dihentikan oleh Lamri dengan cara menghadang di jalan PUD Desa Dapenda.

“Kemudian korban Nur Imama diturunkan di jalan tersebut dan terlapor AW lari meninggalkan Nur Imama ke arah timur dengan mengemudikan mobil tersebut,” imbuhnya.

Baca Juga:  Truk Bermuatan Garam di Sumenep Tabrak Pembatas Jalan Hingga Terguling

Selanjutnya korbam Nur Imama diamankan ke Poksek Batang-batang.

Berita Terkait

Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional
Dituduh Pakai Ijazah Palsu, Anggota DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto Angkat Bicara
SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan
Pengadilan Tipikor Jatim Bakal Periksa Terdakwa Kasus Korupsi BSPS Sumenep Pekan Depan
Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C
Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029
DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:57 WIB

Pengadilan Tipikor Jatim Bakal Periksa Terdakwa Kasus Korupsi BSPS Sumenep Pekan Depan

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Percobaan Pembunuhan dan Kekerasan Pada Istri Siri

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Polres Pamekasan Ringkus 5 Pelaku Curanmor

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Demi Menyambung Hidup, Warga Blora Curi Rel Kereta Api di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Polsek Warun Pamekasan Ringkus Pelaku Pencurian Tabung Gas dan BBM

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Peras Kepala Dispendik Jatim, Dua Anggota Ormas Diamankan Polda Jatim

Senin, 8 Desember 2025 - 13:36 WIB

Kronologi ABG 13 Tahun di Sampang Disetubuhi Tiga Remaja

Jumat, 5 Desember 2025 - 12:06 WIB

Pria di Sampang yang Sebar Konten Asusila ke Guru Ditangkap di Camplong

Berita Terbaru