Jalan Poros Desa Dulang Rusak Parah, Sekda Sampang: Itu Tidak Boleh Dibiayai APBD

- Admin

Senin, 2 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Kendati kondisi jalan poros Desa Dulang, Kecamatan Torjun rusak parah dan dikeluhkan warga, namun upaya perbaikan dari Pemerintah Kabupaten Sampang tak kunjung turun. Jalan poros yang merupakan wewenang pemerintah daerah ini merupakan akses penting bagi warga yang hendak ke sawah dan juga akses menuju desa lain, yakni ke Desa Pacangga’an, Desa Pangarengan dan juga ke Desa Torjun.

Seorang pengguna jalan, Abdul Kodir mengatakan, kondisi jalan poros desa tersebut sudah mengalami kerusakan sejak lama. Bahkan, setiap musim penghujan seperti ini jalan tersebut dipenuhi genangan air yang membahayakan para pengguna jalan poros tersebut.

Baca Juga:  Ternyata PSK yang Beraksi di Sumenep Ini Asal Banyuwngi dan Pamekasan

“Sudah lama nggak ada perhatian ataupun perbaikan di jalan poros ini. Masyarakat sudah mengharapkan jalan poros bisa segera diperbaiki,” ucap pria yang kerap disapa Cak Adon, Senin (02/11/2020).

Ia menambahkan, jalan poros tersebut merupakan akses utama masyarakat yang hendak ke lahan persawahan. Sehingga, jika memasuki musim panen tiba, dikhawatirkan banyak warga yang terpeleset dan jatuh akibat jalan yang rusak tersebut.

“Setiap musim panen, banyak warga yang membawa hasil pertaniannya lewat jalan poros ini. Kalau tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan membahayakan bagi para petani yang akan membawa hasil pertanjannya ke rumah,” tutup Cak Adon.

Baca Juga:  Balap Liar Masih Terjadi di Sejumlah Ruas Jalan di Sampang, Polisi Sebut Pelaku Kucing-kucingan

Hal senada disampaikan oleh Kepala Desa Dulang, Ainul Yakin. Menurut dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kecamatan Torjun untuk mengusulkan upaya perbaikan jalan poros desa di Desa Dulang ke dinas terkait.

“Kami berharap usulan yang diajukan segera terealisasi, sehingga masyarakat bisa merasa nyaman dan roda perekonomian bisa berjalan lancar yang nantinya bisa berimbas kepada kesejahteraan masyarakat,” harap Ainul secara singkat.

Sementara itu, Seketaris Daerah (Sekda)  Sampang, Setiadi Yuliawan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menyampaikan, jalan poros desa yang di tangani Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) adalah jalan non status. Artinya, jalan desa dengan dimensi 3 meter dan itu boleh dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK).

Baca Juga:  Antisipasi Banjir, Dinas PUPR Sampang Imbau Warga Tak Buang Sampah ke Kali Kamoning

“Jadi, kalau poros desa itu tidak boleh dibiayai dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Untuk itu segera dilakukan usulan terkait kondisi jalan rusak tersebut,” kata Setiadi singkat.

Berita Terkait

​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro
Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo
Hadir di Wilbex 2026, National Hospital Buka Konsultasi Gratis Bagi Pengunjung
Pameran Wilbex Vol 2 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pengunjung Penuhi Lokasi Sejak Pagi
Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru