Nikmatnya Ngopi Sambil Ajak Para Pemuda Untuk Aktif Tangkal Radikalisme Ala Sat Binmas Polres Sampang

- Admin

Rabu, 15 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Ngobrol santai sambil menikmati secangir kopi dengan bersenda gurau bisa menjadi pilihan bagi para pemuda di sela-sela aktivitas mereka.

Namun, saat Satuan pembinaan masyarakat (Sat Binmas) Polres Sampang, Madura, Jawa Timur, menyambangi mereka, ngopi dan ngobrol justru berubah jadi ruang sharing dan diskusi.

Kedatangan para pengayom masyarakat tersebut dalam rangka memberikan pencerahan kepada mereka untuk dapat menangkal dan mencegah masuknya paham radikalisme dan terorisme demi menjaga keutuhan NKRI.

Obrolan ringan sambil menikmati secangkir kopi di salah satu caffe yang berada di Jalan Kusuma Bangsa, Kecamatan Sampang, Rabu (15/06/2022) siang, sekitar pukul 13.00 WIB itu, membahas tentang bahaya paham radikalisme dan juga untuk mewaspadai paham radikal anti pancasila.

PS Kanit Bintibsos Satbinmas, Aipda Liwail Amri menyampaikan pesan kepada para pemuda supaya tidak terpengaruh dengan paham radikal yang menyesatkan. Dari beberapa kasus radikalisme dan terorisme, para pelakunya merupakan orang dengan usia yang bisa dikatakan masih muda.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan pesan Kamtibmas, diantaranya agar para pemuda bisa berperan aktif bahu membahu bersama Kepolisian dalam menjaga kamtibmas.

Baca Juga:  Dugaan Penggelapan, Seorang ASN di Sampang Polisikan Dua Wanita Sekaligus

“Dengan memberikan pemahaman seperti ini, kami berharap tidak ada pemuda yang terpapar paham radikalisme yang dapat membelah persatuan dan kesatuan. Sebagai pemuda, maka harus peka terhadap lingkungan sekitar untuk mencegah radikalisme,” ujarnya berpesan.

Menurut Aipda Liwail Amri, kegiatan yang dikemas dengan acara ngopi bareng tersebut adalah sebagai sarana sharing dan bertanya untuk menambah pemahaman serta wawasan.

“Kegiatan ini adalah sarana diskusi dan sharing, sehingga kita semua bisa paham bagaimana bahaya radikalisme terhadap kehidupan kita dan NKRI yang kita cintai ini,” imbuhnya.

Menurutnya, dengan minum kopi bersama di warung, dapat mengecek kondisi kamtibmas wilayah serta bisa mendengarkan langsung masukan masyarakat. Kebiasaan nongkrong di warkop, memang sudah umum dilakukan warga. Tak heran bila banyak informasi yang bisa digali guna mendukung harkamtibmas.

“Sembari ngopi juga kami sampaikan pesan-pesan kamtibmas dari Kepolisian. Utamanya untuk mencegah berkembangnya paham radikalisme, terorisme dan berita hoax, juga isu-isu provokatif,” ungkapnya.

Pihaknya juga mengajak para pemuda untuk ikut aktif dalam kegiatan sosialisasi menolak paham radikal dan anti pancasila kepada masyarakat sekitar, guna menciptakan kamtibmas yang aman dan kondusif.

Baca Juga:  Banmus DPRD Bojonegoro Tentukan Tanggal 20 Paripurna KUA PPAS 2024

“Dengan ngopi bareng ini diharapkan seluruh lapisan masyarakat bisa ikut serta mencegah masuknya paham radikal dan gerakan anti pancasila, karena sangat membahayakan terhadap Keutuhan NKRI,” tambahnya.

Ditegaskannya, bahwa pihaknya selalu mengingatkan tentang bahaya masuknya paham radikalisme pada warga masyarakat agar jangan sampai terlena dengan adanya oknum-oknum yang dapat memecah belah bhineka tunggal eka.

Aipda Liwail Amri menilai, penyebaran paham radikalisme saat ini sangat marak melalui media sosial. Dimana sasarannya adalah anak-anak muda.

“Kita melakukan pencegahan sejak dini, karena saat ini marak masuknya paham-paham radikalisme, ini mengancam NKRI. Untuk itu, jangang sampai paham-paham yang merusak NKRI dan Pancasila itu masuk ke daerah kita,” tuturnya.

Selain mengingatkan tentang bahaya paham radikalisme, ia juga menyampaikan himbauan terkait maraknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Kepada para peternak, dirinya meminta untuk tetap siaga, namun tidak panik.

“Kami menghimbau masyarakat agar tidak perlu panik ataupun khawatir terkait dengan adanya penyakit PMK ini. Kami juga terus melakukan pengawasan secara menyeluruh, segera melapor ke petugas apabila hewan ternaknya mengalami penurunan kesehatan,” tandasnya.

Baca Juga:  PAC GP Ansor Bondowoso Harapkan Pansus TP2D Ungkap Pelanggaran Pencairan Dana Operasional

Sementara itu, Dimas, salah satu tokoh pemuda yang ikut ngopi bareng menuturkan, bahwa saat ini paham radikalisme berkembang dengan pesat. Terkait hal itu, ia menyampaikan siap menjadi garda terdepan melawan paham tersebut.

“Kita juga harus bisa melihat ke depan untuk memanfaatkan dan mengembangkan potensi pemuda-pemuda yang ada di Kabupaten Sampang,” ujar Dimas.

Selain itu, Dimas mengakui paham radikalisme cepat menyebar melalui media sosial. Ia menambahkan kini sangat banyak berita bohong bertebaran. Hal itu membuat pihaknya harus memiliki kemampuan menganalisis berita-berita yang tersebar ke masyarakat luas.

“Kita sebagai pemuda harus bijak dalam penggunaan sosial media, jangan mudah percaya dan menyebar berita yang belum jelas kebenarannya. Kita harus tahu dulu berita itu isinya apa, motifnya, tujuannya, jangan sampai secara tidak sadar kita juga turut menyebarkan paham radikal,” tandas Dimas.

Berita Terkait

Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional
Dituduh Pakai Ijazah Palsu, Anggota DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto Angkat Bicara
SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan
Pengadilan Tipikor Jatim Bakal Periksa Terdakwa Kasus Korupsi BSPS Sumenep Pekan Depan

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:42 WIB

Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:27 WIB

Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:23 WIB

Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:04 WIB

Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:38 WIB

Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro

Senin, 23 Februari 2026 - 12:39 WIB

Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi

Berita Terbaru