SAMPANG, SUARABANGSA.co.id – Usaha yang dilakukan oleh beberapa kepala daerah di Jawa Timur terus ditingkatkan dalam mencegah penularan virus Covid-19 di daerahnya masing-masing.
Hal tersebut tentunya dilakukan oleh Bupati Kabupaten Sampang H. Slamet Junaidi beserta Forkompinda Kabupaten Sampang. Pada saat ini zona hijau Covid-19 masih dipertahankan Kabupaten Sampang dan Kabupaten Sumenep di Provinsi Jawa Timur.
Sebagai salah satu bentuk usaha melawan Covid-19 yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sampang, yaitu kembali membuka Sub Posko Satgas Pencegahan Covid-19 di wilayah Pantura, tepatnya di Dusun Lobuk, Desa Trapang, Kecamatan Banyuates, Sampang. Pemberian posko pengamanan di daerah tersebut, sebab merupakan pintu gerbang masuk Sampang di wilayah pantura, dari Kabupaten Bangkalan.
Dalam apel gelaran pasukan
Kali ini, langsung dipimpin oleh Dandim 0828 Sampang Letkol Arm. Mulya Yaser Kalsum, SE., M.Si, mendampingi Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, Kapolres Sampang AKBP. Didit Bambang WBS, SIK., MH, dan Forkopimcam Banyuates serta Kepala Desa Trapang.
Dandim 0828 Letkol ARM Mulya Yaser Kalsum S.E, M.Si, mengatakan, langkah dan kebijakan yang dilakukan oleh Bupati Sampang, untuk memberikan rasa nyaman bagi masyarakatnya. Hal itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah Kabupaten Sampang dalam memutus rantai penyebaran Covid-19, bahkan PAM langsung untuk mendeteksi pemudik dari luar kota dan luar negeri, utamanya yang masuk zona merah, agar bisa diambil tindakan medis jika ada yang terjangkit.
“Ini langkah yang luar biasa yang dilakukan oleh Pimpinan Daerah, beliau (Bupati) tidak hanya memerintah, tetapi juga ikut turun langsung ke lapangan, Bupati dan Kapolres Sampang, PAM di Posko itu demi menciptakan rasa nyaman kepada warganya,” ujarnya.
Lebih lanjut Letkol ARM Mulya Yaser Kalsum menjelaskan, bahwa kesadaran semua lapisan masyarakat utamanya para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta Tokoh Pemuda, harus selalu bersinergi melawan Covid-19.
“Caranya, kalau misalnya ada tetangga atau sanak famili mudik dari luar kota dan luar negeri, untuk segera melaporkan kepada Tim Satgas Pencegahan Covid-19 di tingkat Desa atau di Tingkat Kecamatan,” pungkasnya.

















