Dirujuk ke Surabaya, Sekda Sumenep Sebut Wabup Fauzi Hanya Kecapean

- Admin

Selasa, 7 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Wakil Bupati Sumenep Ach. Fauzi sempat tidak sadarkan diri saat menghadiri acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Sumenep tahun 2021, di graha Arya Wiraraja lantai II Kantor Pemkab, Selasa (07/04).

Praktisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu dan juga orang nomor dua di lingkungan Pemkab Sumenep tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk mendapat penanganan medis.

Selama kurang lebih satu jam dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis di RSUD Sumenep, kondisi Wabup Fauzi yang sempat mengalami drop perlahan membaik. Untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik, maka Wabup langsung dirujuk ke rumah sakit di Surabaya.

Baca Juga:  Edarkan Barang Terlarang, Perempuan asal Arjasa Ini Digelandang Polisi

Setelah dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep Edi Rasyiadi mengatakan, bahwa berdasarkan keterangan yang didapat, pihaknya mengatakan Wabup Fauzi drop karena kelelahan.

“Beliau drop saat menghadiri Musrenbang tadi karena kelelahan. Karena aktivitas beliau akhir-akhir ini cukup padat. Tensinya tadi juga sempai naik,” ujar mantan Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep itu kepada awak media.

Disinggung soal rujukan Wabup hingga ke Surabaya, Edi Rasiyadi menegaskan, hal itu dilakukan agar Wabup Fauzi bisa memiliki waktu istirahat yang cukup sebelum melaksanakan kegiatan selanjutnya yang akhir-akhir ini cukup padat.

Baca Juga:  Tiga Pekan Berlalu, Polres Sumenep Belum Berikan Kepastian Kandungan Cairan Beras Oplosan

“Kalau dirawat di sini, kami khawatir beliau tetap tidak memiliki waktu banyak untuk istirahat karena banyak tamu yang ingin menjenguk beliau,” tutupnya.

Berita Terkait

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim
Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep
Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB