Dugaan Pelanggaran Prokes di Acara Hajatan, Beranikah Satgas Covid-19 Sampang Menindak Mantan Kades Sejati Camplong

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Ribuan warga menghadiri acara dangdut di Dusun Bunut, Desa Sejati, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Jumat (06/05/2022). Acara tersebut untuk memeriahkan pernikahan putri mantan Kepala Desa (Kades) setempat.

Informasi yang diterima kontributor suarabangsa.co.id, ribuan warga memadati ruang terbuka seluas lapangan bola tersebut. Antara penonton satu dengan lainnya banyak yang tidak berjarak sama sekali.

Terutama di depan panggung hiburan, mereka tampak berdesak-desakan. Apalagi, banyak warga yang tak memakai masker. Acara ini juga diduga kuat melanggar rekomendasi satgas Covid-19.

Baca Juga:  Ketahuan Pesta, Dua Warga Kecamatan Bluto Diringkus Polres Sumenep

Rosi, salah seorang warga Camplong mengatakan jika pihaknya menemukan pelanggaran protokol kesehatan. Pelanggaran protokol kesehatan ditemukan saat jalannya acara orkes tersebut.

“Kita sudah ada bukti pelanggaran protokol kesehatan dalam kegiatan hajatan hiburan orkes dangdut di masa pandemi itu. Yang mana tidak menjaga jarak, terjadinya kerumunan penonton serta tidak menggunakan masker,” ujar Rosi.

Dikatakan Rosi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19, terkait adanya pelanggaran prokes pada saat kegiatan itu berlangsung. Bahkan, bukti dokumentasi sudah dilaporkan pada pihak Satgas Covid-19 Kabupaten Sampang.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Main Layang-Layang di Acara Festival Batik On The Sea

“Kita menunggu tindakan tegas dari Satgas Covid-19, apakah akan memberikan tindakan tegas pada mantan Kepala Desa Sejati yang menggelar orkes dan melanggar prokes itu,” cetusnya.

Rosi berharap, Polres Sampang bersama Satgas Covid-19 segera mengambil tindakan dengan adanya pelanggaran prokes pada acara hajatan yang dimeriahkan dengan hiburan orkes itu. Bahkan, jika memerlukan bukti dirinya siap memberikannya.

“Saya berharap Polres Sampang bersama Satgas Covid-19, membubarkan orkes itu. Nah sekarang berani tidak untuk membubarkan acara dangdutan yang melanggar prokes, termasuk memeriksa para musisi orkes tersebut,” tandasnya.

Baca Juga:  Saat Aturan Wajib Vaksin Bagi Penerima BLT DD di Camplong Sampang Terancam Terhambat Stok
Temukan Kami: