Di Sumenep, Sebanyak 690 Orang Dalam Resiko Virus Corona

- Admin

Selasa, 24 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Dalam Press Conference Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan Penanggulangan Covid-19 yang dilaksanakan di Pendopo Agung Kabupaten Sumenep, Selasa (24/03) pukul 10:00 WIB.

Semua sisi sudah bekerja secara maksimal dalam melakukan pencegahan Covid-19 di Sumenep, diungkapkan Bupati Sumenep bahwa di Kabupaten Sumenep per hari ini Selasa 24 Maret 2020 sekitar 690 Orang Dalam Resiko (ODR) dan 12 orang Orang Dalam Pantauan (ODP).

“Namun jumlah itu harus dipahami, bahwa ODR tersebut tidak bisa dipastikan terjangkit virus, namun kita hanya mengantongi data orang yang sudah masuk ke Sumenep sehabis bepergian ke luar Sumenep, semisal Jakarta dan lain-lain,” jelas Busyro.

Baca Juga:  Operasi Zebra, Polsek Bubutan Jaring 330 Kendaraan

Dalam hal itu pihaknya terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik, jika memang benar ada yang terjangkit.

“Tapi semoga di Sumenep tidak ada,” harapnya.

Ditambahkan bahwa dalam memberikan pelayanan mengenai penanganan Virus Corona di Sumenep, Bupati Sumenep mengatakan di setiap Kecamatan sudah diberikan bantuan fasilitas semisal alat penyemprot disinfektan.

Selain itu pula, pihaknya sudah melakukan banyak sosialisasi terkait mewabahnya Virus Corona hingga ke pelosok-pelosok, baik ke tokoh-tokoh agama, hingga ke beberapa pesantren yang ada di Sumenep.

Baca Juga:  Lima Polisi Penembak Mati Terduga Begal di Sumenep Diperiksa Propam Polda Jatim

Sebab, menurut Busyro bahwa sudah banyak di negara-negara di luar sana dengan angka kematian yang cukup banyak, dan pihaknya tidak ingin terjadi di bangsa Indonesia khususnya di Indonesia ini.

“Jadi saya minta bantuan masyarakat Sumenep, untuk turut serta dalam memberikan pemahaman terkait hal ini,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
Tim DVI Berhasil Ungkap Identitas Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II
Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG
Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal
PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah
Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru