Bupati Busyro Imbau Masyarakat Sumenep Tidak Mudik Lebaran Tahun Ini

- Admin

Selasa, 24 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Peristiwa merebaknya Virus Covid-19 di Indonesia tentunya akan berpengaruh besar terhadap tradisi tahunan di bulan Ramadhan yaitu mudik.

Tidak hanya di kota-kota besar, termasuk di Sumenep tradisi mudik di bulan Ramadhan sudah menjadi impian masyarakat Sumenep yang ada di luar kota, untuk bersua kembali bersama keluarga di kampung halaman.

Dalam press conference yang digelar di Pendopo Agung Sumenep, Bupati Sumenep Busyro Karim berharap bahwa mudik tahun ini agar ditunda, atau tidak melakukan mudik di tengah-tengah mewabahnya Virus Covid-19 saat ini, Selasa (24/03).

Baca Juga:  Oknum PNS Sumenep Ini Ngutil Sepeda Polygon di TB

“Kami berharap untuk warga Sumenep yang ada di luar kota dan luar negeri untuk tidak pulang kampung,” jelas Busyro.

Namun pihaknya tidak sampai melarang, namun hanya berupa himbauan dan harapan, bahwa kata Busyro tidak hanya mementingkan ego sendiri, namun harus turut serta memikirkan keadaan orang banyak dalam peristiwa non alam ini.

Dalam hal mudik, dalam bulan Ramadhan kali ini Menteri Perhubungan juga bertindak cepat yang pada sebelumnya sudah menyediakan mudik gratis akhirnya ditarik, bahwa Menteri Perhubungan diminta untuk mencabut Surat Keputusan (SK) mudik gratis.

Baca Juga:  Pasar Candi Dungkek Hangus Dilalap si Jago Merah

“Hal ini dilakukan agar mereka menetap di kotanya masing-masing untuk tidak masuk ke Sumenep atau mudik,” tutup Bupati Sumenep.

Berita Terkait

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG
Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal
PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah
Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:04 WIB

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:12 WIB

Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:18 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:09 WIB

Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:07 WIB

Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo

Senin, 29 Juni 2026 - 19:12 WIB

Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Berita Terbaru