Tiga Nelayan Sapeken Sumenep Melaut, Satu Orang Dikabarkan Hilang

- Admin

Sabtu, 22 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Kecelakaan di perairan Kabupaten Sumenep kembali terjadi, setelah sebelumnya juga terjadi tepatnya di daerah perairan kepulauan Kecamatan Sapeken.

Kecelakaan tersebut berdasarkan informasi dari Sudiono (35) warga Desa Sapeken Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep, bahwa ia melaporkan atas hilangnya seorang nelayan yang sedang mencari ikan di perairan sebelah utara pulau Sapeken, Jum’at (21/02).

Berawal saat Korban Syamsuri (40) bersama dua orang rekannya atas nama Bustam (50) dan Yanto (25) berangkat melaut untuk mencari ikan, dan masing-masing menaiki perahu klotok menuju ke arah utara pulau Sapeken.

Baca Juga:  Pekerja Pabrik Tahu di Sumenep Tercebur ke Wadah Berisi Air Mendidih

Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S, mengatakan bahwa setelah empat hari di perairan Sapeken, tepatnya hari selasa tanggal 18 Februari 2020, korban pamit untuk pulang karena mengeluh sakit dan merasa kurang enak badan.

“Kemudian korban dibantu menghidupkan mesin setelah itu langsung pulang berlayar ke arah pulau Sapeken,” jelas Widiarti.

Hingga keesokan harinya hari Rabu tanggal 19 Februari 2020 teman korban Bustam dan Yanto kembali pulang ke pulau Sapeken, setelah Sampai di rumah merasa kaget ternyata rekannya Syamsuri belum tiba di rumahnya.

Baca Juga:  Pererat Silaturahmi, Mobil Timor Community Chapter Jatim-Bali Kopi Darat di Sampang

“Selanjutnya pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sapeken,” pungkas Widiarti.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:47 WIB

PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:47 WIB

Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:51 WIB

Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:58 WIB

IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif

Senin, 25 Mei 2026 - 17:36 WIB

Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Senin, 25 Mei 2026 - 15:50 WIB

Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:14 WIB

Diisukan Masalah Ijazah, Anggota DPRD Bojonegoro SP Siap Laporkan Balik Pihak Pelapor jika Tak Terbukti

Berita Terbaru