Kembangkan Kasus Pencabulan, Polda Jatim Tetapkan Satu Tersangka Baru

- Admin

Kamis, 20 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Subdit Renakta Ditreskrimsus Polda Jatim kembali mengungkap jaringan pencabulan anak di bawah umur.

“Dalam pengungkapan ini, salah satu di kota Jawa Timur, yaitu, dari ikatan Tulungagung yang mana ada 11 dalam komunitasnya, dan kasus ini, bertambah 3, kami juga berhasil mengembangkan satu orang lagi tersangka baru,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, Kamis (20/2/2020).

Dalam pengembangan kasus ini, pelaku adalah mantan anggota dan mantan guru di salah satu sekolahan dasar, yang mana pelaku juga pernah jadi korban dulunya, yang pada saat itu masih dibawah umur.

Baca Juga:  Bangun Sinergitas dalam Pemberantasan Narkotika di Jatim

“Kami mendapat perhatian khusus dari Komnas perlindungan anak, dan saya berterimakasih atas kehadirannya, yang langsung memantau bagaimana operasional daripada pengungkapan-pengungkapan di Polda Jawa Timur,” ujar Kapolda Jatim.

Masih lanjut Luki, begitu juga dari dinas provinsi, pihaknya berterima kasih dalam kasus tersebut. Ia mengaku akan terus mengembangakan karena kasus tersebut.

“Nantinya korban ini akan menjadi pelaku-pelaku berikutnya setelah dia dewasa, akan menjadi pelaku dan mencari korban baru-baru,” ucap Luki Hermawan.

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Jawa Timur, terutama orang tua, dan guru, agar betul-betul ikut memperhatikan anaknya.

Baca Juga:  Demi Ciptakan Wilkum Aman, Polsek Ketembangan Lakukan Patroli Sekala Besar

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru