Hidup Berdua Dengan Anaknya yang Lumpuh, Warga Pamekasan Ini Serba Kekurangan

- Admin

Minggu, 9 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Alangkah malang nasib warga warga Dusun Tegal Sari, Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur ini.

Selain hidup dalam kondisi pas-pasan, ia juga harus mengurus anaknya yang mengalami cacat dan lumpih.

Setiap harinya, ia harus berhutang kesana kemari demi menyambung hidup. M Jakfar (62) namanya.

Ia harus bekerja keras dari pagi bahkan hingga malam, demi berlangsungnya hidupnya dan satu putrinya.

Jakfar pisah dengan istrinya sejak 7 tahun yang lalu, jadi ia sangat kuwalahan bekerja sambil mengurus anak.

Baca Juga:  Turun Ke Masyarakat, Pemkab Pamekasan Edukasi Warga Tentang Rokok Ilegal

Jakfar bekerja sebagai pemulung dengan penghasilan 75.000 ribu tiap minggu.

“Uang segitu tidak cukup mbak untuk biaya hidup kami berdua, buat beli lauk, bayar listrik, dan kebutuhan lainnya, apalagi putri saya lumpuh dan cacat,” terang Jakfar.

Dirinya berharap ada bantuan dari Dermawan dan Pemerintah, untuk bisa meringankan beban hidup yang Ia jalani saat ini, apalagi umurnya sudah tidak muda.

“Saya ingin punya modal dan gerobak untuk saya bekerja, karena saat ini saya hanya bisa bekerja sebagai pemulung, maklum umur sudah tua,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pembangunan Kantor DPRD Pamekasan Masih Tahap Perencanaan

Bahkan, untuk bekerja sehari hari, Jakfar tidak bisa leluasa, karena anaknya tidak ada yang ngurus.

“Belum lagi lanjut dia, saya harus mengurus anak saya yang lumpuh dan cacat, jika saya pergi bekerja, dia saya tinggal sendiri di rumah,” sambungnya lagi.

“Semoga saja ada rezeqi untuk saya dan anak, sehingga beban hidup yang saya rasakan bisa berkurang,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
Pemkab Sumenep Bersama Basnas, Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdamak Kekeringan
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Jejak Sindikat Narkoba Terendus di Laut Kepri, 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru