Jelang Natal dan Tahun Baru, Polda Jatim Siap Gelar Operasi Lilin Semeru 2019

- Admin

Kamis, 19 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Kepolisian Daerah Jawa Timur mengelar Apel Pasukan Operasi Lilin Semeru 2019. Guna mewujudkan keamanan dalam menjelang Hari Natal dan Tahun Baru 2019.

Pelaksanaan apel tersebut bertempat di Lapangan Upacara Mapolda Jawa Timur, Kamis (19/12) sekitar pukul 07.30 WIB.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Gubenur Jatim, diwakilkan Kadishub Provinsi Jawa Timur, Pangdam V Brawijaya, diwakikan Kasdam dan Pasmar, dan Lanot Klonel, PMK Somin, Ketua Pelindo Provinsi Jatim diwakili, Ketua SKUB, Katua Jasaraharja, dan para undangan yang tidak bisa disebutkan satu persatu.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs Luki Hermawan membacakan amanat Kapolri, mengatakan dalam pelaksanaan apel gelar pasukan ini, yang selenggarakan secara serentak seluruh Jajaran Polda Jawa Timur.

Baca Juga:  Akibat Pecah Ban, Mobil Ambulans Tabrak Pembatas Jembatan di Jalan Raya Camplong Sampang

Apel tersebur bertujuan untuk, memastikan kesiap siagaan personel dalam peralatan pengamanan sodalitas para pemangku kepentingan yang dilibatkan serta menimbukan ketenangan dan rasa aman bagi masyarakat dalam merayakan hari raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

“Pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2019, akan dilaksanakan selama 10 hari, yang berlangsung pada hari Senin tanggal 23 Desember 2019 sampai hari Rabu Tanggal 01 Januari 2020. Ini, merupakan operasi Kepolisian terpusat di seluruh Indonesia,” ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Luki Hermawan.

Adapun Fokus titik-titik tertentu, ada 6138 Objek di seluruh Indonesia. Baik Gereja tempat Wisata, dan Pusat pembelanjaan, Terminal, Pelabuhan, Stasiun KA, dan Bandara.

Baca Juga:  Operasi Rutin, Satlantas Polres Sampang Tilang 63 Pengendara

Dalam operasi kali ini akan dilibatkan 19,187, personel pengamanan gabungan yang terdiri dari 121358 personel Polri, 17,000, personel TNI, serta 55,000, personel yang berasal dari instansi terkait, Polisi Pramung Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka Pemadam Kebakaran, Linmas, Seskom, dan instansi yang lainnya.

“Kekuatan personel tersebut, akan ditempatkan ada 1,922 titik. Yakni Pos pelayanan dan 45 titik Pos terpadu. Strategi yang diterapkan dalam operasi ini, memgedepankan dalam tindakan prentip dan presentiv dengan didukung kegiatan intelejen berupa cek sidini dan aksi-aksi serta penegakan hukum secara tegas dan provesional,” kata Kapolda Jatim.

Berdasarkan prediksi intelejen 4,012 lokasi kerawanan yang harus kita antisipasi, adanya Anti Terorsime, kejahatan Kompesional, kemacetan lalu lintas, kecelakaan Transportasi, Swiping Ormas, aksi penolakan pribadaan, kenaikan harga sembako, konflik sosial , dan tawuran, bencana alam, konfoi balap liar, kebakaran akibat petasan, serta pesta narkoba ataupun menuman keras.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Imbau Masyarakat Silaturrahim Secara Virtual

Seluruh Kasatwil harus dapat bersenergi dengan stikholder yang terkait, untuk menentukan langkah antisipasi, yang proaktif dan menerapkan strategi yang tepat, mengatur antisipasi berbagai potensi gangguan yang ada, sesuai dengan kas titik kerawanan masih-masing Daerah.

“Tidak lupa pada kesempatan ini, saya juga mengucapkan selamat hari raya Natal Tahun 2019 dan Tahun Baru 2020, kepada anggota yang melaksanakan tugas-tugasnya, semoga diberikan perlindungan dan kekuatan serta keselamatan kita semua,” pungkas Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Luki Hermawan.

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
Tim DVI Berhasil Ungkap Identitas Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II
Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG
Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal
PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah
Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru