Tidak Kalah Dengan SWAT Amerika Serikat, Ini Kehebatan Brimob Polri

- Admin

Kamis, 14 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SUARABANGSA.co.id – Tak berlebihan jika dikatakan pasukan Brimob Polri tak kalah hebat dari personel polisi khusus yang dimiliki oleh Amerika Serikat SWAT.

Korps Brimob Polri cukup menjadi andalan dalam mengatasi dan meredam berbagai konflik yang terjadi di tanah air. Pasalnya, seleksi bagi anggota Polri yang ingin masuk Brimob harus memmenuhi kualifikasi yang sangat ketat.

“Hanya anggota yang benar-benar berkompeten serta lolos kualifikasi saja yang masuk dalam pasukan ini,” jelas Perwira Humas Brimob AKP Dari Wibowo Saputro kepada wartawan dalam peringatan HUT Brimob ke-74 di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (13/11).

Proses rekrutmennya terbilang lebih ganas dibandingkan awal masuk kepolisian lantaran, kata Daru, anggota Brimob harus punya kemampuan lebih dikarenakan tugasnya sangat vital.

Baca Juga:  Update Covid-19 Kabupaten Sumenep, Kasus Bertambah 2 Orang, Salah Satunya ASN Diskominfo Sumenep

“Apalagi saat mengamankan kota, tokoh-tokoh penting, hingga menahan huru-hara. Jadi tak heran jika ada banyak proses yang harus dilalui termasuk ditempa oleh para pasukan elite, hingga berhasil menyandang baret biru,” urai Daru.

Daru menjelaskan, dalam perjalanan kiprahnya, Brimob telah banyak melakukan misi-misi berbahaya. Sebut saja, pertempuran 10 November 1945, yang saat itu korps Brimob masih bernama Pasukan Polisi Istimewa.

Kemudian, Brimob juga sempat ditugaskan menumpas separatis pengancam stabilitas negara, seperti Andi Aziz, DI/TII, RMS dan juga PRRI. Tak berhenti disitu, Brimob sempat membuat Malaysia ketar-ketir saat konflik 1963. Brimob juga sempat terlibat penuh dalam pergolakan di Timor Timur tahun 1975.

Baca Juga:  Kapolri Instruksikan Polisi Humanis Sikapi Warga Sampaikan Aspirasi

“Memang pasukan militer Indonesia berjasa besar, tapi Brimob pun memiliki kiprahnya sendiri yang tak kalah penting,” tekan Daru.

Dari sisi persenjataan, sama halnya dengan SWAT Amerika Serikat yang dibekali dengan persenjataan modern. Pasukan Brimob juga memiliki hak atas kepemilikan senjata yang mematikan dan terbaru.

Daru menjelaskan, ada beragam senjata taktis yang dipakai, seperti M4 buatan Amerika. M4 hampir serupa dengan M16, kelebihannya tak perlu mekanisme susah saat memasukkan bracket peluru dan tahan panas.

“Senjata tersebut juga lebih nyaman digunakan dari lainnya,” jelas Daru.

Kemudian, SS1 yang jadi senjata andalan Brimob saat bertugas, konon mampu menembak akurat dalam jarak ratusan meter. Selain kokoh dan bisa digunakan pada banyak medan, SS1 adalah senjata buatan Pindad.

Baca Juga:  La Lati Kecam Dugaan Aksi Premanisme Terhadap Wartawan di Tambang Pasir

“Sekalipun buatan lokal, kemampuan SS1 sangat diakui dunia. Brimob juga terkadang menggunakan AK101 generasi berikutnya dari sang legenda AK47,” urai Daru.

Brimob punya keahlian kompleks, personel Brimob adalah salah satu pasukan yang mampu menggunakan senjata-senjata dengan baik. Pasalnya, mereka ditempa untuk menghadapi misi yang lebih besar.

Adapun tugas Brimob sendiri adalah antiteror, karena maka mereka dibekali kemampuan khusus yang beragam. Mulai penyelamatan sandera, menjinakkan bom, mengatasi huru-hara, mengepung perampokan, hingga masalah-masalah yang dekat dengan masyarakat.

“Brimob bahkan konon mempunyai kemampuan Raider TNI yang mematikan. Hanya saja keduanya ada di ranah berbeda,” papar Daru.

Berita Terkait

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal
PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah
Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB