Hidup di Rumah Tidak Layak Huni, Pasutri di Pamekasan Ini Berharap pada Dermawan

Blibli

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Pasangan suami istri di Pamekasan hidup di rumah kumuh dan tidak layak huni selama puluhan tahun.

Sepasang suami istri tersebut adalah Aspulla (65) dan Munarya (60) warga Dusun Timur Jalan, Desa Ambender, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur.

Pasangan suami istri (Pasutri) ini sudah sekitar 40 tahun lebih, tinggal di rumah yang kumuh dan tidak layak huni dengan ukuran 2×4 meter, dan didalamnya hanya ada satu kasur dan itupun sudah tidak berbentuk

Baca Juga:  Sakit Komplikasi, Warga Kepung Kediri Ditemukan Gantung Diri

Munarya menceritakan kehidupan keluarganya bergantung pada tetangganya yang membutuhkan tenaganya.

“Mau gimana lagi, lawong memang kedaan ekonomi hidup saya seperti ini, saya hanya cari rumput buat sapi tetangga, sedangkan suami saya buruh cangkul itupun kalau ad yang nyuruh,” ucap Munarya.

Pasutri yang tidak dikaruniai anak tersebut berharap kepada pemerintah atau Dinas terkait bahkan kepada para Dermawan agar meringankan beban hidupnya.

“Toreh kaule bentoh, (monggo saya dibantu), kasihani saya, saya ingin punya rumah seperti tetangga, meski tidak bagus setidaknya layak buat suami dan saya tempati, terutama jika musim penghujan datang kami tidak ketakutan lagi,” imbuhnya.

Baca Juga:  Seorang Janda Ditemukan Tewas di Dalam Ruangan Sekolah

Bahkan, ia menceritakan ketika ada angin besar, harus berlari ke luar, karena rumahnya takut rubuh.

“Saya juga suami merasa ketakutan jika musim hujan datang, takut kerobohan soalnya,” sambungnya.

Sementara itu, Kholiful Anwar Kaur Keuangan Desa setempat mengatakan bahwa pihaknya selama sudah mengupayakan diajukan, akan tetapi sampai saat ini masih belum ada kepastian.

“Saya sudah berupaya semaksimal mungkin untuk membantu keluarga pak Aspulla, akan tetapi dari pemerintah Pamekasan khususnya Dinas terkait masih belum bisa ngasih keputusan, karena data yang sudah masuk tidak bisa dirolling,” pungkasnya.

loading…


Blibli

Leave a Reply