Tolak RKUHP, Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumenep

- Admin

Kamis, 26 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dikepung oleh mahasiswa, Kamis (26/09).

Mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi ke gedung DPRD Sumenep dari sejumlah oragnisasi dan gabungan mahasiswa.

Demo pertama dari mahasiswa gabungan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Sumenep.

Mereka memprotes disahkannya UU KPK dan meminta presiden untuk menerbitkan perpu, mereka juga menolak RKUHP yang dinilai ngawur dan menyengsarakan masyarakat.

Demo kedua dari Aliansi Mahasiswa dan Petani, mereka juga menolak RUU KUHP dan dan RUU Konteoversial lainnya.

Baca Juga:  Darurat Covid-19, Dinas Pendidikan Sumenep Kembali Perpanjang Kegiatan Belajar di Rumah

Sementara Demontrasi yang ketiga dari Aliansi Mahasiswa Sumenep. Mereka juga meminta DPRD Sumenep untuk menyampaikan aspirasinya kepada DPR RI.

Mereka menganggap RKUHP ngawur dan sangat memberatkan bagi masyarakat.

Bahkan mereka juga mempertanyakan kawarasan DPR karena membuat RKUHP yang dinilai tidak masuk akal.

“Apakah DPR kita perlu dirukyah,” teriak Anas, korlap aksi.

Ia menambahkan, tuntutannya bukan mrnunda RKUHP, namun tubtutannya menolak RKUHP yang dianggapnya kurang etis.

“Tuntutan kita bukan ditunda, tapi menolak RKUHP,” teriak Anas.

Berita Terkait

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal
PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah
Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:42 WIB

Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:27 WIB

Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:23 WIB

Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:04 WIB

Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:38 WIB

Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro

Senin, 23 Februari 2026 - 12:39 WIB

Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi

Berita Terbaru