Operasi Patuh Semeru 2019, Dirlantas Polda Jatim Jaring 200.732 Pelanggar

- Admin

Kamis, 12 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Dirlantas Polda Jawa Timur merilis hasil Operasi Patuh Semeru 2019. Sebanyak 200.732 pelanggar berhasil dijaring di seluruh Jawa Timur.

Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Budi Indra Dermawan, menyampaikan bahwa Operasi Patuh Semeru dimulai (29/08) hingga (11/09) yang dilaksanakan selama 14 hari.

“Untuk Operasi patuh kali ini, mengalami penurunan yang cukup signifikan dimana korban jumlah kejadian laka lantas meninggal dunia, luka berat maupun luka ringan,” papar Kombes Pol Budi, Kamis (12/09).

Dalam penurunan disisi lain, penindakan pihaknya melayani kenaikan dalam melakukan penindakan di lapangan baik itu helm, atau SIM, dan melawan arus, menggunakan HP pengaruh alkohol, dibawah umur, batas kecepatan sentripetal dan penggunaan rotator.

Baca Juga:  Ban Pecah, Isuzu Pick Up Tabrak Median Tol Surabaya-Mojokerto

Menurutnya, kegiatan-kegiatan yang dilakukan sesuai dengan yang kreatif dan preventif kegiatan sosialisasi lakukan sambang ke Sekolah-sekolah dan kemudian melakukan kegiatan lainnya kepada pengguna di jalan raya.

Dari hasil ini, cukup baik, dengan tingkat kesadaran masyarakat, dan juga sudah mulai meningkat dalam keselamatan berlalu lintas aktivitasnya di jalan raya.

“Di salah satu target kita, adalah melakukan penindakan pada jam-jam tertentu yang kita lihat bahwa pada jam tertentu justru anak-anak di bawah umur, belum saatnya mengendarakan kendaraannya,” imbuhnya.

Baca Juga:  Akhir Desember, 70% Masyarakat Jatim Ditarget Divaksin

Adapun penindakan dalam Operasi Semeru 2019 Selama 14 hari, mulai 29 Agustus hingga 11 September 2019, diantaranya, tidak menggunakan Helm SNI sebanyak 33.573 kasus, mengalami kenaikan 5 persen. Melawan Arus sebanyak 27.522 Kasus, mengalami naik 72 persen. Menggunakan HandPhone 2.693 kasus, naik 5 persen. Pengaruh Alkohol turun 77 persen dengan 17 kasus. Batas Kecepatan mengalami kenaikan 614 persen dengan 1.507 kasus. Safety Belt 6.722 kasus, naik 9 persen. Dan Ran Gun Rotator sebanyak 24 kasus, naik 2300 persen.

“Jumlah pelanggaran terbanyak yakni pengendara dibawah umur sebanyak 56.192 kasus, cukup meningkat dari 37.513 di tahun 2018. Kita melakukan penindakan serentak, kita lakukan pada saat yang bersamaan di seluruh Jawa Timur dan Jajaran,” jelas Kombespol Budi Indra Dermawan.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Mulai Siapkan Master Plan dan DED KIHT

Berdasarkan analisa aplikasi masing-masing Kasat Lantas, hasilnya bisa dilihat terjadinya penurunan fatalitas korban Laka Lantas mungkin, Operasi Patuh akan dilaksanakan rutin setiap tahun Operasi ini.

“Dilaksanakan Ops Patuh kali ini, dampaknya setelah pelaksanaan Operasi tingkat kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin tinggi, pertama untuk keselamatan yang nanti ke depan kita akan melaksanakan kegiatan lagi,” pungkas Kombes Pol Budi.

Berita Terkait

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro
Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen
Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025
HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok
Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang
Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan
Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak
KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terbaru