Soal Bisnis Q-Net di Lumajang, Ini Pengakuan Para Korban

- Admin

Jumat, 6 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUMAJANG, SUARABANGSA.co.id – Merugikan banyak oranga, Polres Lumajang, Jawa Timur berhasil membongkar bisnis Q-Net dan meringkus pria berinisial MK (48) warga Desa Singgahan Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun.

MK sendiri merupakan salah satu orang penting dalam bisnis Q-Net.

Salah seorang korban, Muhammad Deni (19) warga Desa Panggung, Kecamatan Padang menceritakan bahwa di perusahaan Q Net mereka hanya makan nasi dan garam.

“Di sana saya hanya dikasih makan nasi sama garam pak, kami selalu diawasi sama senior, makanya pada malam hari, saya melompat melalui jendela bersama teman saya, karena tidak punya uang, saya naik truk hingga Lumajang,” terang Korban Deni.

Baca Juga:  Kades Errabu Bluto Somasi Pelapor Dirinya, Masyarakat Tak Gentar

Sementara saksi lainnya, Sariono (54) Warga Desa Kalisemut, Kecamatan Padang mengku sampai meminjam uang ke rentenir agar sang anak yang bernama Taufik bisa ikut bisnis di Q-Net.

“Saya pinjam ke rentenir pak, ini demi anak saya, yang katanya bisa membuat anak saya kaya. Sekarang saya dikejar sama rentenir, sampai sekarang ternyata anak saya juga ya nggak kaya-kaya,” kata Sariono.

Serupa pula dengan korban yang lainnya, Zainul (19) warga Desa Kali Semut Kecamatan Padang juga sampai menjual sapi milik orang tuanya agar bisa bergabung di bisnis Q-Net.

Baca Juga:  Sasar Motor Bodong, Kades Pajarakan Diamankan Tim Cobra Polres Lumajang

“Ya mau gimana lagi pak, saya pengen punya kerjaan, terpaksa saya jual sapi milik bapak di rumah, tapi sekarang saya bingung, harus gimana. Sedangkan uang saya sudah hilang,” kata Zainul.

Sementara, Kapolres Lumajang AKBP Drs. Muhammad arsal sahban SH., SIK., MH., MM., mengatakan, korban-korbannya dicuci otaknya sedemikian rupa.

“Sehingga meyakini bahwa mereka akan sukses kemudian hari, dengan diiming-imingi akan memiliki mobil mewah bahkan rumah mewah hanya dalam jatuh tempo sesingkat-singkatnya,” terangnya.

Kapolres menambahkan, korban tidak sadar jika terperangkap dalam satu bisnis Money Game dan ikut terlibat dalam menipu temen-temennya.

Baca Juga:  Viral Dana Tabungan Milik Nasabah Raib, Kepala BCA Cabang Sampang Ngaku Masih Lakukan Investigasi

“Bahkan mereka juga berani memaksa orang tuanya, untuk mengirim sejumlah uang, meskipun mereka sadar uang tersebut sangat sulit didapatkan oleh orang tuanya,” tutur AKBP Arsal.

Kapolres Lumajang AKBP Drs. Muhammad Arsal Sahban, mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Lumajang, agar berhati-hati dengan modus modus penipuan dan kejahatan lainnya.

“Kalau memang ada hal tersebut, langsung lapor ke Mapolres Lumajang, kami akan tindak lanjuti laporan dari masyarakat disebut,” tegas AKBP Drs. Muhammad Arsal Sahban.

Berita Terkait

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro
Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen
Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025
HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok
Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang
Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan
Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak
KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terbaru