Antisipasi DBD, Dinkes Pamekasan Tingkatkan Pemahaman PSN dan 3M Plus

- Admin

Senin, 2 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id — Memasuki musim pancaroba yaitu pergantian musim kemarau ke musim penghujan biasanya akan diikuti dengan datangnya berbagai macam penyakit. Salah satunya adalah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pamekasan, dr Nanang Suyanto mengatakan bahwa, pihaknya mengantisipasi hal tersebut dengan melakukan penyuluhan kepada masyarakat.

“Kami lakukan sosialisasi melalui media elektronik, radio dan media online untuk peningkatan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), yaitu dengan gerakan 3M plus,” terangnya, Senin (02/11/2020).

Baca Juga:  Kapolda Jatim Sebut Kampung Tangguh Sangat Efektif Tekan Penyebaran Covid 19

Mantan Kepala UPT Puskesmas Teja ini juga menambahkan bahwa, gerakan 3M tersebut adalah Menguras, Menutup dan Menimbun barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

“Sementara Plusnya dengan cara kimia bisa dengan obat nyamuk, oles dan semprot, selain itu bisa dengan cara biologi, yaitu dengan memelihara ikan pemangsa jentik atau menanam tanaman yang bisa mengusir nyamuk seperti lavender dan serreh,” tambahnya.

Nanang menegaskan, apabila ada warga yang sudah terkena gejala penyakit DBD segera dibawa ke Puskesmas terdekat atau rumah sakit.

Baca Juga:  Gelar Event Generasi Happy, Tri Ajak Gen Z Surabaya Eksplor Dunia Digital

“Jika ada warga yang terkena penyakit DBD secepatnya dibawa ke puskesmas terdekat, disini ada sebanyak 21 puskesmas dan 2 rumah sakit rujukan milik pemerintah yang ada di Kabupaten Pamekasan yang sudah siap,” ujarnya lagi.

Selain itu, dr Nanang juga mengungkapkan bahwa, di Kabupaten Pamekasan hingga saat ini sudah ada 135 kasus DBD.

“Jadi total dari bulan Januari hingga Oktober 2020 sudah ada 135 kasus DBD dengan angka kematian 1 orang, yaitu anak-anak umur 7 tahun yang ada di wilayah Puskesmas Kadur,” pungkasnya.

Baca Juga:  Kemiskinan Naik Dampak Covid 19, Bupati Pamekasan Ajak Kerja Keras Cari Solusi

Berita Terkait

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim
Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep
Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB