Tak Butuh LPG, Warga Pamekasan Ini Manfaatkan Sumber Gas Peninggalan Penjajah

- Admin

Rabu, 16 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah seorang warga Pamekasan saat menunjukkan gas alam yang digunakan setiap hari untuk memasak

i

Salah seorang warga Pamekasan saat menunjukkan gas alam yang digunakan setiap hari untuk memasak

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Kelangkaan LPG ukuran 3 kg yang bersubsidi saat ini, membuat masyarakat kebingungan, LPG tersebut sulit didapatkan oleh masyarakat yang memakainya.

Akan tetapi itu tidak dirasakan oleh beberapa warga asal Dusun Ruberruh, Desa Kertagenah Tengah, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur (Jatim).

Pasalnya warga di sana memanfaatkan sumber gas peninggalan Belanda pada zaman dahulu.

Dengan menggunakan selang kecil warga sekitar menyalurkan sumber gas alam tersebut ke rumah-rumah mereka.

Armawi salah satu warga setempat yang menggunakan gas alam tersebut mengatakan, dirinya bersama warga lainnya sudah lama menggunakannya.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Apresiasi Kreatifitas Anggota Polres Jombang Berikan Himbauan Kamtibmas Melalui Wayang Kulit

“Tidak hanya sumber gas alam saja yang ada di Desa kami, sumber minyak mentah pun ada, dan ini semua sudah ada sejak tahun 1932 masih pada jaman Belanda,” terangnya kepada reporter Media ini, Rabu (16/08/2023) pagi.

Sementara itu Jufri Kepala Dusun Ruberruh mengatakan, pihak Desa berencana akan mengembangkan sumber gas alam tersebut, supaya bisa digunakan lebih banyak lagi warganya.

Penulis : Wiwin

Editor : Putri

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
Tag :

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB