Tim Relawan Merah Putih Minta Kepolisian Usut Pengrusak Benner Fauzi-Eva

- Admin

Senin, 7 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Banner Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi – Dewi Khalifah ditemukan sudah rusak.

Tim relawan merah putih memprediksi pengrusakan terhadap banner atau baliho itu dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, yang hanya ingin menyebar teror dan fitnah.

Ketua Relawan Merah Putih Ahmad Zainullah Zain mengatakan bahwa selama ini pihaknya sengaja mendiamkan adanya pengrusakan sejumlah baliho dan atribut Achmad Fauzi-Dewi Khalifah dengan alasan menjaga kondusifitas politik di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Dirlantas Polda Jatim Atur Lalin di Simpang Tiga Rambipuji Jember

“Sudah sering baliho paslon Fauzi-Eva dirusak orang tak bertanggung jawab. Kami diam bukan takut, tapi ingin memastikan pesta demokrasi ini berjalan aman dan damai,” terangnya.

Ia menambahkan, baliho maupun banner yang dirusak dilakukan oleh oknum yang tidak suka dengan duet Fauzi – Eva ini.

“Yang jelas, kami memprediksi pelakunya adalah orang yang ingin memecah umat, memecah persaudaraan. Makanya, masyarakat tidak usah terpancing dengan aksi pengrusakan. Masyarakat tetap harus tetap damai, agar pesta demokrasi ini berjalan lancar,” imbuhnya.

Baca Juga:  Sempat Bungkam, Kapolsek Sampang Akhirnya Buka Suara Terkait Penangkapan Bandar Togel di Gunung Maddah

Kendati demikian, menurut mantan aktifis PMII ini, pihaknya hanya meminta aparat kepolisian untuk mengusut aktor pengrusakan ini.

“Jadi, kami minta ini diusut, jika ditemukan mengarah kepada oknum maka diproses secara hukum. Agar tidak menjadi bias di masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro
Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen
Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025
HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok
Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang
Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan
Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak
KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terbaru