SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Sekitar 25 Pengurus Anak Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam (PAC IKA-PMII) se Kebupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi dilantik di Aula Hotel Utami Sumekar oleh Pengurus Cabang (PC) IKAPMII Sumenep, Minggu (18/07).
Dalam acara pelantikan tersebut dikemas dengan diskusi publik bertema dengan tajuk “Sumenep menyambut Perpres No. 80 Tahun 2019”. Dalam kesempatan itu, Bendahara PW IKAPMII Jawa Timur Firmansyah Ali, Kepala Bakorwil Madura, Fattah Jasin, Bupati Sumenep diwakili Kepala Bapedda Sumenep, Yayak Nurwahyudi, Pengurus PC NU Sumenep, Moh. Iksan, Ketua PC Muslimat NU Sumenep, Nyi Hj. Dewi Khalifah, serta seluruh PC dan PAC se Kabupaten Sumenep, juga turut hadir.
Pada kesempatan tersebut, Firmansyah Ali menegaskan bahwa IKA PMII merupakan rumah ideologi, bukan politik. Namun sebagai mantan aktivis, IKA PMII harus mampu berkontribusi terhadap pembangunan desa. Sebab, menurut Bendahara PW IKA PMII Jawa Timur itu, hari ini pembangunan desa perlu disentuh oleh para pemuda seperti sahabat-sahabat.
“Kalau memungkinkan rebut posisi kepala desa,” terangnya, Minggu (18/07).
Dalam kesempatan yang sama pula, Bupati Sumenep melalui Kepala Bapedda, Yayak Nurwahyudi turut menyampaikan harapan kepada IKAPMII, menurutnya sebagai alumni organisasi aktivis, intelektual dan terpelajar juga bisa bersinergi dengan pemerintah dalam membantu pembangunan.
“Kami berharap sahabat-sahabat dapat bersinergi dengan pemerintah. Karena IKAPMII juga punya struktur hingga ke bawah tingkat kecamatan,” ungkapnya.
Pada pelantikan tersebut, ada sekitar kurang lebih ratusan alumni dan kader PMII hadir dalam prosesi pelantikan PAC IKAPMII yang dilaksanakan secara serentak itu. Namun untuk menghindari kerumunan dan jaga jarak di masa pandemi Covid-19 kali ini, yang diperbolehkan masuk ke lokasi pelantikan hanya sebagai perwakilan sebanyak 2 orang, yakni Ketua dan Sekretaris PAC dan segenap undangan.

















