Fattah Jasin Terima Surat Tugas PKB, Eks PAC Pragaan: Ini Signal Tidak Baik Bagi Partai

- Admin

Jumat, 17 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Diberikannya surat tugas Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) beberapa waktu lalu kepada Fattah Jasin, ternyata menuai banyak respon kurang baik dari kalangan kader. Mengingat Fattah Jasin bukan kader PKB, sehingga atas diberikannya surat tersebut dinilai tidak tepat.

Bahkan mantan Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pragaan Sumenep, H. Anas Firdaus menyesali terhadap langkah yang dilakukan PKB dengan cara memberikan surat tugas kepada Fattah Jasin, yang menurutnya notabenenya bukan kader partai.

“Memang belum rekomendasi, tapi setidaknya ini signal tidak baik bagi partai PKB,” kata H. Anas Firdaus.

Lanjut Anas, bahwa sebenarnya, internal PKB memiliki kader yang memiliki potensi dan juga akan mampu bersaing jika seandainya ditunjuk untuk bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep mendatang. Serta menurutnya sejumlah tokoh internal juga memiliki sederet pengalaman politik, bukan justru prematur.

Baca Juga:  Meski Status PPKM di Sampang Masuk Level Tiga, Objek Wisata Masih Boleh Buka

“Partai PKB ini memiliki banyak kader potensial yang bisa diusung,” tuturnya.

Anas pun membocorkan siapa saja kader-kader partai PKB yang juga tidak kalah mampu jika bersaing di Pilkada Sumenep mendatang, salah satu kader baiknya ada KH. Imam Hasyim, yang notabennya mantan Ketua DPRD, ada juga KH. Unais Ali Hisyam, yang memiliki karir politik cukup cemerlang, dan juga menurut Anas, seperti KH. Unais selalu istiqamah berjuang bersama partai pimpinan Muhaimin Iskandar ini, dan yang jelas kiprahnya di dunia politik tak perlu diragukan lagi.

Baca Juga:  Pendukung Duet Donny-Ali Fikri Desak DPP PPP Segera Keluarkan Rekom

“Sejatinya KH. Unais sangat layak menjadi calon Bupati dari PKB melihat sederet karir politiknya. Mantan Ketua DPC, Anggota DPRD Sumenep dan DPR RI. Modal ini sudah cukup menjadi modal menjadi pemimpin Kabupaten ini,” terangnya.

Lebih jauh Anas membeberkan kader-kader PKB yang dianggap mampu bersaing di Pilkada kali ini, menurut dia politisi asal Ambunten ini memiliki basis yang jelas di Kabupaten Sumenep, apalagi prihal kedekatannya dengan tokoh-tokoh ulama yang ada di Sumenep, apalagi kedekatannya dengan KH. Thaifur Ali Wafa.

“Jadi, jangan diragukan, jangan bicara soal duit dulu. Masak partai pemenang mengusung non kader,” tukasnya.

Untuk itu, pihaknya sangat berharap agar ada perubahan dalam mengeluarkan rekomendasi Partai kepada kader, dan hal ini agar kader PKB di Sumenep tetap selalu solid.

Baca Juga:  Antarkan Fattah Jasin, Ini Kata Mantan Gubernur Jatim H. Imam Utomo Soeparno

“Sebab, kami menduga jika tidak kader, maka soliditas kader partai akan terpecah. Logikanya, buat apa berkader dan menjadi potensial pada akhirnya tak dianggap dan memilih non kader,” sambung Anas

Pihaknya selalu menginginkan kemenangan partai PKB dalam Pilkada mendatang, dan hal itu bukan persoalan mudah, butuh perjuangan dan kekompakan antar sesama kader. Sehingga, kader potensial harus mendapatkan porsi yang jelas, utamanya dalam kontestasi ini.

Beberapa waktu lalu, sambung Anas, PKB memberikan surat tugas kepada Fattah Jasin. Maka setidaknya Kepala Bakorwil Madura diminta untuk mencari Koalisi Parpol dan juga menjadi calon wakilnya.

Berita Terkait

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim
Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep
Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB