Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana

- Admin

Rabu, 26 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id — Warga Desa Bungur, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, digemparkan oleh aksi penganiayaan berat yang dilakukan seorang pria terhadap kedua orang tua kandungnya pada Rabu (26/8/2026).

Peristiwa mengenaskan tersebut mengakibatkan sang ibu meninggal dunia. Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Cipto Dwi Leksana, membenarkan adanya insiden tersebut. Saat ini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku.

“Mohon waktu ya, masih pendalaman pemeriksaan untuk pelaku,” ujar AKP Cipto saat dihubungi Suara Bangsa.

Terkait dugaan bahwa pelaku mengalami gangguan kejiwaan, AKP Cipto menegaskan hal itu belum dapat dipastikan. Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan medis resmi.

“Untuk menentukan yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa atau tidak, kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari dokter spesialis kejiwaan,” jelasnya.

Baca Juga:  Kekisruhan Olimpiade Matematika di Bojonegoro, Pemkab Ambil Tindakan

Menurut AKP Cipto, Peristiwa tragis ini bermula sekitar pukul 06.00 WIB. Korban 1 (red:Ibu) dan Korban 2 (red:Ayah) mendatangi rumah menantunya, Solikul, karena merasa takut melihat gelagat pelaku yang menunjukkan perilaku tidak biasa.

Satu jam berselang, sekitar pukul 07.00 WIB, pelaku menyusul ke rumah tersebut untuk mencari kedua orang tuanya. Lantaran pertanyaannya tidak dihiraukan oleh Saksi 1, pelaku emosi lalu mencekik saksi tersebut. Aksi penganiayaan itu berhasil dilerai oleh Galang (Saksi 2), anak dari Saksi 1.

Warga sekitar yang mendengar kegaduhan segera meredam situasi dan mengantar pelaku kembali ke rumahnya.

Baca Juga:  262 WBP di Bojonegoro Mendapat Remisi di Hari Kemerdekaan, 2 Dinyatakan Bebas

Sekitar pukul 09.00 WIB, kedua korban memutuskan kembali ke rumah mereka. Pada pukul 10.00 WIB, Galang menyambangi rumah korban dan bertemu pelaku yang mulai berbicara melantur.

“Tembak di mana? Tembak di Polda!” ujar pelaku menirukan kalimat yang didengar Saksi 2.

Puncak peristiwa terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Korban 2 (Ayah) mendatangi rumah Saksi 1 dengan kondisi kepala dan kaki bersimbah darah. Korban mengaku telah dianiaya oleh pelaku di kamar mandi.

Tak lama kemudian, Galang mendengar suara benturan keras berulang kali dari arah rumah korban. Saat mengecek ke lokasi kejadian (TKP), ia melihat pelaku sedang memukuli kepala Korban 1(Ibu) menggunakan batu paving secara brutal.

Baca Juga:  33 Desa di Bojonegoro Akan Lakukan Pilkades Serentak, Ini Jadwal Tahapannya

Saksi 2 segera meminta bantuan warga. Namun, saat warga berupaya melerai, Korban 1 (Ibu) sudah dalam kondisi kritis akibat luka parah di bagian kepala.

Melihat warga mulai berdatangan, pelaku melarikan diri ke dalam rumah. Tak berselang lama, pelaku keluar tanpa busana sambil berteriak, “Aku nyerah!”

Warga langsung mengamankan pelaku tanpa perlawanan hingga petugas Polsek Kanor tiba di lokasi.

Saat ini pelaku telah ditahan. Tim Satreskrim Polres Bojonegoro yang terdiri dari Unit Resmob dan Unit Identifikasi telah melakukan olah TKP serta menyita sejumlah barang bukti guna proses penyidikan lebih lanjut.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Berita Terbaru

Daerah

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 19:01 WIB