BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id — Warga Desa Bungur, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, digemparkan oleh aksi penganiayaan berat yang dilakukan seorang pria terhadap kedua orang tua kandungnya pada Rabu (26/8/2026).
Peristiwa mengenaskan tersebut mengakibatkan sang ibu meninggal dunia. Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Cipto Dwi Leksana, membenarkan adanya insiden tersebut. Saat ini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku.
“Mohon waktu ya, masih pendalaman pemeriksaan untuk pelaku,” ujar AKP Cipto saat dihubungi Suara Bangsa.
Terkait dugaan bahwa pelaku mengalami gangguan kejiwaan, AKP Cipto menegaskan hal itu belum dapat dipastikan. Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan medis resmi.
“Untuk menentukan yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa atau tidak, kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari dokter spesialis kejiwaan,” jelasnya.
Menurut AKP Cipto, Peristiwa tragis ini bermula sekitar pukul 06.00 WIB. Korban 1 (red:Ibu) dan Korban 2 (red:Ayah) mendatangi rumah menantunya, Solikul, karena merasa takut melihat gelagat pelaku yang menunjukkan perilaku tidak biasa.
Satu jam berselang, sekitar pukul 07.00 WIB, pelaku menyusul ke rumah tersebut untuk mencari kedua orang tuanya. Lantaran pertanyaannya tidak dihiraukan oleh Saksi 1, pelaku emosi lalu mencekik saksi tersebut. Aksi penganiayaan itu berhasil dilerai oleh Galang (Saksi 2), anak dari Saksi 1.
Warga sekitar yang mendengar kegaduhan segera meredam situasi dan mengantar pelaku kembali ke rumahnya.
Sekitar pukul 09.00 WIB, kedua korban memutuskan kembali ke rumah mereka. Pada pukul 10.00 WIB, Galang menyambangi rumah korban dan bertemu pelaku yang mulai berbicara melantur.
“Tembak di mana? Tembak di Polda!” ujar pelaku menirukan kalimat yang didengar Saksi 2.
Puncak peristiwa terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Korban 2 (Ayah) mendatangi rumah Saksi 1 dengan kondisi kepala dan kaki bersimbah darah. Korban mengaku telah dianiaya oleh pelaku di kamar mandi.
Tak lama kemudian, Galang mendengar suara benturan keras berulang kali dari arah rumah korban. Saat mengecek ke lokasi kejadian (TKP), ia melihat pelaku sedang memukuli kepala Korban 1(Ibu) menggunakan batu paving secara brutal.
Saksi 2 segera meminta bantuan warga. Namun, saat warga berupaya melerai, Korban 1 (Ibu) sudah dalam kondisi kritis akibat luka parah di bagian kepala.
Melihat warga mulai berdatangan, pelaku melarikan diri ke dalam rumah. Tak berselang lama, pelaku keluar tanpa busana sambil berteriak, “Aku nyerah!”
Warga langsung mengamankan pelaku tanpa perlawanan hingga petugas Polsek Kanor tiba di lokasi.
Saat ini pelaku telah ditahan. Tim Satreskrim Polres Bojonegoro yang terdiri dari Unit Resmob dan Unit Identifikasi telah melakukan olah TKP serta menyita sejumlah barang bukti guna proses penyidikan lebih lanjut.
Penulis : Takim
Editor : Putri

















