Tempat Karaoke Nekat Buka Saat Ramadan, Pemdes dan Warga Tanjungharjo Lakukan Penutupan

- Admin

Sabtu, 14 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Sebuah tempat hiburan malam berupa karaoke yang berada di Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, digerebek oleh pemerintah desa bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, serta aparat keamanan karena nekat tetap beroperasi di bulan Ramadan. Jumat (13/3/2026).

Tempat karaoke yang diketahui berdiri di lahan pengairan tersebut sebelumnya sudah pernah dipanggil oleh pemerintah desa dan diminta menandatangani kesepakatan untuk tidak beroperasi selama bulan suci Ramadan. Namun kesepakatan tersebut dilanggar karena tempat hiburan itu masih tetap buka.

Kepala Desa Tanjungharjo, Suyono, menyampaikan bahwa penutupan tempat karaoke tersebut dilakukan setelah melalui musyawarah desa (Musdes) yang dihadiri berbagai unsur masyarakat.

Baca Juga:  Terkait Mebeler, Sekretaris DPRD Bojonegoro: Secara Produk ya Masih Dinas PU Cipta Karya

“Setelah kita lakukan musyawarah desa yang dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, BPD, serta Babinkamtibmas, kita sepakat untuk menutup tempat karaoke itu,” terangnya.

Ia menegaskan, keberadaan tempat hiburan tersebut dinilai tidak sesuai dengan nilai dan akhlak masyarakat Desa Tanjungharjo, terlebih saat bulan Ramadan.

“Ini bukan akhlak warga kami. Saya rasa keputusan untuk menutup tempat karaoke itu memang sudah tepat,” lanjutnya.

Sementara itu,Ali salah satu tokoh agama setempat menilai beroperasinya tempat hiburan malam di bulan Ramadan sangat mencederai kesucian bulan suci.

Baca Juga:  Pastikan Nataru Aman, Kapolres Bojonegoro Cek Kesiapan Personel di Pospam dan Posyan

“Kami merasa sangat tepat kalau tempat karaoke ini ditutup. Kegiatan seperti ini sangat menodai bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua BPD setempat Edi Sudarsono. Menurutnya, penutupan tersebut juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di Desa Tanjungharjo.

“Kami dari pemerintah desa mengantisipasi agar tidak terjadi kriminalitas, maka kami lakukan penutupan tempat karaoke tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, langkah penutupan itu dilakukan berdasarkan hasil kesepakatan dalam musyawarah desa yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Baca Juga:  Bupati Bojonegoro Resmikan Kebun Mawar 'Buana Indah' di Margomulyo

Di lokasi yang sama, Kanit Intelkam Polsek Kapas Aiptu Abdi menjelaskan bahwa kehadiran pihak kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pendampingan kepada pemerintah desa guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Karena banyaknya aduan dari masyarakat terkait Kamtibmas, malam ini kami mendampingi pemerintah desa untuk melakukan penutupan tempat hiburan tersebut,” terangnya.

Ia berharap, dengan adanya penutupan ini pemilik tempat hiburan dapat mematuhi kesepakatan yang telah dibuat sehingga situasi di wilayah Kecamatan Kapas tetap aman dan kondusif selama bulan Ramadan.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro
Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo
Pameran Wilbex Vol 2 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pengunjung Penuhi Lokasi Sejak Pagi
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru