Bupati Sumenep Ajak Pengusaha Rokok Dukung Pendidikan dan Kurangi Pengangguran

- Admin

Kamis, 17 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim saat menghadiri acara FGD

i

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim saat menghadiri acara FGD

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengajak para pengusaha rokok di daerahnya untuk bersinergi dalam membangun kesejahteraan masyarakat.

Ajakan ini disampaikan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Forum Pimpinan Asosiasi Media (For-PAM) Kabupaten Sumenep bersama Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep, Kamis (17/7/2025).

FGD yang dilangsungkan di Pendopo Keraton Sumenep tersebut dihadiri Bupati Fauzi secara virtual melalui sambungan Zoom. Dalam paparannya, ia menekankan peran penting pengusaha rokok dalam mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM).

“Pengusaha rokok punya peran besar dalam mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) di Sumenep,” ujar Bupati Fauzi.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Bantu Dua Nenek yang Hidup Memprihatinkan

Tidak hanya di sektor ekonomi, Bupati juga mendorong kontribusi pengusaha dalam bidang pendidikan, khususnya melalui program beasiswa bagi pelajar kurang mampu.

“Saya harap pengusaha bisa bantu anak-anak yang kurang mampu melalui beasiswa. Ini bagian dari tanggung jawab sosial kita,” imbuhnya.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah memerlukan kerja sama lintas sektor. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, media, dan masyarakat dalam mewujudkan kemajuan yang merata.

“Kalau ingin Sumenep makmur, kita harus jalan bareng. Pemerintah, pengusaha, insan pers dan masyarakat bersinergi,” tegasnya.

Baca Juga:  Sopir Ngantuk, Truk Diesel Masuk Jurang di Tol Ngawi

Bupati Fauzi juga memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep siap memberikan kemudahan dalam hal perizinan usaha, selama tetap sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Ia menyebut telah menjalin koordinasi intensif dengan Bea Cukai Madura untuk membina pelaku industri rokok lokal agar lebih tertib dan berkembang.

“Izin usaha akan dipermudah, tapi tetap harus sesuai prosedur dan aturan hukum,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mendorong pengusaha rokok kecil maupun besar untuk saling berbagi pengalaman dan membangun kolaborasi demi kemajuan industri rokok di Sumenep.

Baca Juga:  Launching Nama dan Logo Baru, PT BPRS Bakti Artha Sejahtera Sampang siap Bertransformasi

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep, H. Sofwan Wahyudi, menyatakan kesiapan pihaknya mendukung penuh program pemerintah, terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja lokal.

“Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah, terutama dalam menekan angka pengangguran,” ujar Sofwan, yang akrab disapa Udik.

Tak hanya itu, Udik juga menegaskan komitmen pengusaha rokok untuk menjaga stabilitas harga tembakau demi melindungi kepentingan para petani.

“Kami akan bantu menjaga harga tembakau agar tetap stabil dan menguntungkan bagi petani,” pungkasnya.(*)

Penulis : Arif

Editor : Putri

Berita Terkait

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro
Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen
Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025
HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok
Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang
Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan
Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak
KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terbaru