Soal Pembelian Mobil Dinas Baru, Bupati Bojonegoro: Pembelian Mobil Dinas Kita Hentikan

- Admin

Jumat, 21 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.idPengadaan atau pembelian mobil Dinas Baru untuk legeslatif dan Eksekutif kembali mendapat sorotan tajam dari sejumlah pihak.

Dari hasil pengumpulan informasi yabg dilakukan oleh awak media SUARABANGSA.co.id, pengadaan mobil dinas baru tersebut dianggarkan kurang lebih 7 Miliar.

Aktifis Fitra di Bojonegoro, Mohammad Miftahul Huda, MA (Miftah) Koordinator Analisis dan Advokasi Anggaran FITRA JATIM merasa prihatin dengan Bojonegoro yang APBD tinggi namun Anggaran untuk Warga miskin, kususnya Yatim piatu dihentikan, tapi saat Efesiensi anggaran sedang dilakukan oleh Pemerintah pusat, Mobil dinas dijalankan.

Baca Juga:  Gelaran Olimpiade Matematika di Bojonegoro Kisruh, Panitia Siap Mengembalikan Uang Pendaftaran

“Pengadaan Mobil Dinas di Jalankan, tapi anggaran untuk Yatim Piatu di OFF-kan
Bansos anak yatama. 1.5 / tahun. Biasanya cair sebelum idul fitri,” terangnya.

Saat disingung terkait Efesiensi Anggaran, adalah Mobil dinas bukan kebutuhan penting saat ini, kebutuhan penting saat ini adalah kepentingan rakyat miskin dan yang benar benar dibutuhkan oleh rakyat miskin menjelang lebaran.

Lanjutnya, Anggaran yang bisa diefesiensi oleh Bupati dan DPRD Bojonegoro misalnya:
1. Perjalanan Dinas, kungker, bimtek,
2. Pengadaan mobil dinas,
3. Rehab kantor, operasional kantor, sarpras kantor,
4. Biaya Makan Minum Bupati dan Legeslatif, Dinas,
5. ATK Kantor
6. Pembangunan yang bukan Infrastruktur Dasar
7. Honorarium Gaji ke 13,14,15.

Baca Juga:  Rumah Sakit Nindhita Sampang Diduga Masih Pungut Biaya Bersalin, Meski Gunakan BPJS

“Efesiensi mestinya harus yang peruntukan nya tidak langsung ke masyarakat
apalagi masyarakat miskin,” jelasnya.

Di waktu terpisah, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengatakan bahwa Mobil Dinas (Mobdin) tersebut selalu ada bila pemimpin baru.

Dan terkait anggaran Mobil Dinas tersebut dianggarkan di 2024, hal tersebut sebelum ada aturan Efesiensi Anggaran.

Karena di tahun 2025 dan ini perintah langsung oleh Presiden Prabowo Subianto serta sudah ada aturan Efesiensi anggaran, maka pembelian Mobil Dinas tersebut dihentikan.

“Setiap pemimpin baru selalu ada pembelian mobil dinas baru, dan mobdin tersebut dianggarkan di 2024, dulu belum ada aturan Efesiensi anggaran, karena di 2025 ada efisiensi anggaran, Pembelian Mobil Dinas kita Hentikan,” pungkasnya.

Baca Juga:  PTSL Pungpungan Bojonegoro diserahkan, Begini Komentar Penerima

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026
Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru