Dampak Proyek Pelebaran Jalan, Tiang PJU di Sampang Dibiarkan Mangkrak

- Admin

Kamis, 27 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Tiang lampu penerangan jalan umum (PJU) terlihat mangkrak di Jalan Raya Torjun, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Selama berbulan-bulan, posisinya dibiarkan tergeletak di atas trotoar. Setelah sempat dicopot akibat proyek pelebaran jalan, tiang tersebut tak lagi dikembalikan ke tempatnya.

Pantauan kontributor suarabangsa.co.id, Kamis (27/02/2025) tiang dengan tinggi sekitar 9 meter itu hampir tertutup tanaman liar.

Padahal, penerangan jalan memiliki peran vital dalam memastikan keselamatan pengguna jalan yang melintas di wilayah tersebut.

Warga sekitar, Imam (35), menyebutkan bahwa kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama. Dia menduga, tiang penerangan itu dicopot lantaran adanya proyek pelebaran jalan.

Baca Juga:  Tanggul Jebol, Petani Garam di Pangarengan Sampang Terancam Gagal Panen

“Sudah lama di situ. Mungkin terdampak proyek, sebab waktu pelebaran jalan PJU-nya dicopot,” kata dia.

Namun, berbulan-bulan setelah proyek usai, tiang dibiarkan mangkrak. Kondisinya tergeletak seolah tak berguna.

Tak hanya dilokasi itu yang dibiarkan mangkrak, bahkan dilokasi lain ada juga tiang PJU yang dibiarkan berdiri tegak tanpa adanya lampu.

“Didepan pasar Torjun itu juga, ada tiangnya tapi tidak ada lampunya, kok bisa dibiarin gitu ya?,” ujarnya heran.

Dia pun berharap, pemerintah daerah atau dinas terkait segera memasang kembali tiang tersebut, mengingat penerangan ini adalah bagian penting dari infrastruktur jalan.

Baca Juga:  Ajak Masyarakat Sukseskan Pilbup 2020, Amos Gelar Sosialisasi Bersama KPU

“Harapan kami, tiang lampu jalan ini segera dipasang kembali. Ini jalan nasional, aneh rasanya jika PJU dibiarkan padam selama berbulan-bulan,” tutupnya.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Kadis DPMD Sumenep Gerak Cepat Tindak Lanjuti Perangkat Desa Rangkap Jabatan
Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim
Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep
Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:45 WIB

Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:16 WIB

Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:23 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:39 WIB

Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang

Senin, 15 Juni 2026 - 20:39 WIB

EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:14 WIB

SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB