SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Luki Hermawan dan Wakapolda Brigjen Pol Jamaludin, Kabid Humas Kombes Pol Frans Barung Mangera bersama Wartawan Pokja Polda Jatim menggelar konferensi pers Analisa dan Evaluasi (Anev) Kamtibmas di Gedung Mahameru Polda Jawa Timur, Senin (23/12) pukul 12.23 Wib.
Hal itu dilakukan dalam rangka Analisa dan Evaluasi (Anev) Kamtibmas, di wilayah hukum Polda Jawa Timur, untuk membangun komunitas antara penegak hukum dan peliputan berita agar seling menjalin kerja sama dengan baik.
“Kami berharap wartawan tidak hanya sekedar mitra, tapi menjadi saudara bagi institusi Kepolisian,” ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Luki Hermawan.
Dalam peningkatan kasus-kasus di tahun 2019, perkara jabret serta pencurian di rumah paling mendominasi.
“Terhadap pelaku yang melakukan kekerasa kepada anggota, kami tidak tanggung – tanggung untuk melakukan tindakan tegas kepada pelaku, dan hal itu, pelaku yang kami tindak Tegas dan terukur, hampir ada 10 lebih, baik itu kejahatan jalanan, maupun narkoba, dan ini banyak saya tindakan tegas,” kata Kapolda Jatim.
Selama Tahun 2019 Kejadian yang paling menonjol adalah, pencurian di rumah, pelaku kejahatan jalan, hal tersebut, yang paling begitu tinggi, yakni, pengungkapan narkoba, kalau curanmor menurun.
Kapolda Jatim menambahkan, selama pengamanan arus lalu lintas, di hari libur panjang ini, pihaknya sudah lakukan kegiatan walaupun kemaren sudah dilaksanakan kegiatan operasi lilin. Ada kejadian di Pasuruan, hal ini, membuat kami untuk lebih waspada lagi, terutama kepada anggota yang di jajaran.
“Sudah kami perintahkan untuk melihat langsung apabila ada kendaraan yang membahayakan, terutama truk yang memuat melebitas muatnya,” imbuhnya.
Menurutnya, dalam kepadatan ini, pihaknya akan menghentikan dulu karna akan dicek kondisi kendaraan tersebut.
“Saya menghimbau kepada masyarakat agar supaya selalu berhati-hati dalam melakukan perayaan Natal dan Tahun Baru 2019, utamakan keselamatan, kami Polri-TNI akan selalu menjaga, dan melayani masyarakat Jawa Timur,” pungkas Mapolda Jatim Irjen Pol Drs Luki Hermawan.

















